• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Senin, Mei 25, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Mayoritas Publik Resisten Terhadap Cawalkot Berpoligami

Redaksi by Redaksi
10 Juni 2024
in NASIONAL
0
Mayoritas Publik Resisten Terhadap Cawalkot Berpoligami
219
SHARES
257
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Jakarta – Hati-hati buat para calon kepala daerah (Cakada) yang beristri lebih dari satu alias poligami. Termasuk, para kandidat walikota Bogor. Pasalnya, berdasarkan data riset di sejumlah wilayah, mayoritas publik, 60 persen sampai 75 persen, menolak Cakada yang berpoligami.

Demikian disampaikan peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network Denny JA, M.Khotib, kepada pers di Jakarta, Senin (10/6). Ia menangapi pertanyaan media tentang sejumlah isu sensitif berdasarkan data survei yang potensial bisa merontokan keterpilihan para kandidat di Pilkada.

Khotib menjelaskan, dari pengalamannya melakukan survei di sejumlah wilayah, baik di Jawa maupun luar Jawa, ada sejumlah isu yang harus diwaspadai agar elektabilitas para kandidat tidak merosot. Salah satunya, isu poligami.

Disamping, tentu isu-isu lain seperti Narkoba, selingkuh dan korupsi.
Khusus Kota Bogor, kata Khotib, LSI Denny JA baru akan turun survei pada awal Juli nanti.

BERITA LAINNYA

Puluhan Tahun Bangun Rumah Orang Lain, 10 Tukang Bangunan di Jawa-Banten Kini Punya Rumah Layak dari Semen Tiga Roda

Puluhan Tahun Bangun Rumah Orang Lain, 10 Tukang Bangunan di Jawa-Banten Kini Punya Rumah Layak dari Semen Tiga Roda

25 Mei 2026
pakan ternak

Truk Terguling di Tol Cipali, Warga Angkut Pakan Ternak yang Tumpah

23 Mei 2026
getah karet

Diduga Curi Getah Karet untuk Makan, Kakek 72 Tahun Jalani Sidang di Kalianda

23 Mei 2026
Pengemudi Taksi

Pengemudi Taksi yang Tertabrak KRL di Bekasi Jadi Tersangka

22 Mei 2026

Dan isu-isu negatif para kandidat tersebut sudah pasti akan dipotret. Terutama, untuk mengetahui seberapa besar resistensi publik nanti terhadap isu-isu tersebut.

“Yang pasti, dari data survei sebelumnya di sejumlah daerah, ada penolakan cukup kuat dari mayoritas publik terhadap kandidat yang poligami. Dugaan saya, data yang sama akan terjadi di Kota Bogor. Meskipun, kita tak tahu, siapa kandidat walikota yang beristri lebih dari satu itu,” katanya.

Menurut Khotib, semua kandidat harusnya berkepentingan dengan data survei seperti itu, agar dirinya bisa lebih waspada dan antisipatif saat isu tersebut bergulir. Sebab, dari pengalamannya, yang bisa membuat hasil survei meleset itu, antara lain, ada tsunami politik dan money politic.

Salah satu bahan yang bisa menjadi tsunami politik, kata Khotib, adalah isu-isu negatif tadi. Dengan catatan, teori dalam isu negatif yang bisa berefek elektoral itu, antara lain, seberapa banyak publik yang tahu, dan seberapa banyak publik yang percaya terhadap isu itu.

Khotib mencontohkan, isu korupsi yang dituduhkan kepada salah satu kandidat. Tapi, faktanya, mayoritas publik tetap memilihnya. Ternyata, ini karena mayoritas publik tidak tahu, dan bagi yang tahu, tidak mempercayainya. Salah satunya, ada kandidat yang sudah dua bulan ditahan KPK tapi masih tetap dipilih.

Menanggapi sejumlah isu yang beredar di Kota Bogor, Khotib mengaku belum punya data yang bisa disampaikan. Kecuali, hanya berita soal isu dinasti yang dialamatkan kepada salah satu kandidat, yaitu Sendi Fardiansyah, hanya karena dia sebagai Sekpri Ibu Negara, Iriana Jokowi. Tapi, dari pengalaman selama ini, dinasti itu termasuk isu elitis yang tidak berpengaruh terhadap mayoritas pemilih di bawah.

“Sejauh kandidat itu mampu meyakinkan publik dengan personal brandingnya sebagai sosok yang baik, bersih, peduli dan mampu memimpin, isu itu tak akan berpengaruh. Namun, jika isunya selingkuh atau berpoligami, yang diketahui mayoritas publik, ini yang justru potensial merontokkan,” ungkapnya. (*)

Tags: LSI NetworkMUIPilkadaPoligami

Related Posts

Puluhan Tahun Bangun Rumah Orang Lain, 10 Tukang Bangunan di Jawa-Banten Kini Punya Rumah Layak dari Semen Tiga Roda
NASIONAL

Puluhan Tahun Bangun Rumah Orang Lain, 10 Tukang Bangunan di Jawa-Banten Kini Punya Rumah Layak dari Semen Tiga Roda

25 Mei 2026
pakan ternak
NASIONAL

Truk Terguling di Tol Cipali, Warga Angkut Pakan Ternak yang Tumpah

23 Mei 2026
getah karet
NASIONAL

Diduga Curi Getah Karet untuk Makan, Kakek 72 Tahun Jalani Sidang di Kalianda

23 Mei 2026
Pengemudi Taksi
NASIONAL

Pengemudi Taksi yang Tertabrak KRL di Bekasi Jadi Tersangka

22 Mei 2026
kecelakaan kereta
NASIONAL

Korlantas Segera Limpahkan Kasus Kecelakaan Kereta Bekasi Timur ke Kejaksaan

22 Mei 2026
daya saing tenun
EKBIS

Kemendagri Bidik Daya Saing Tenun Alor Lewat Pelatihan Pewarna Alami

22 Mei 2026
Next Post
Mentan RI Lepas Mahasiswa Polbangtan Atasi Darurat Pangan

Mentan RI Lepas Mahasiswa Polbangtan Atasi Darurat Pangan

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

Pemilu 2024, Total TPS di Kota Bogor Sebanyak 2.913 TPS

22 Juni 2023

DARI REDAKSI

Polbangtan Kementan Siap Implementasikan Kurikulum SAS21

Polbangtan Kementan Siap Implementasikan Kurikulum SAS21

4 Juli 2022
Gawat! 279 Juta Data Kependudukan Bocor

Gawat! 279 Juta Data Kependudukan Bocor

21 Mei 2021
Jangan Lewatkan, Konser 20 Tahun Maliq & D’essentials Sendiri 

Jangan Lewatkan, Konser 20 Tahun Maliq & D’essentials Sendiri 

5 Mei 2023
DPRD Apresiasi Pemkab Bogor Yang Tambah 55 Kendaraan Operasional Dishub Untuk Tingkatkan Pelayanan

DPRD Apresiasi Pemkab Bogor Yang Tambah 55 Kendaraan Operasional Dishub Untuk Tingkatkan Pelayanan

23 April 2025

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In