BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor menyiagakan alat berat di sejumlah titik strategis zona rawan bencana. Langkah ini menjadi bagian dari penetapan status siaga bencana menyusul prakiraan curah hujan tinggi hingga awal tahun depan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan alat berat ditempatkan di beberapa lokasi untuk mempercepat mobilisasi saat terjadi bencana. Untuk wilayah selatan, Pemkab Bogor menyiapkan posko terpadu di Pos Polisi Hoegeng Gadog lengkap dengan alat berat dan operator yang disiagakan, terutama selama libur Natal dan tahun baru.
“Kami mempersiapkan alat berat yang terparkir di situ, sehingga pada saat di wilayah selatan terjadi bencana, mobilitas untuk alat berat juga lebih dekat,” kata Rudy, Rabu, 10 Desember 2025.
Rudy menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Bogor membentuk enam zonasi Tim Reaksi Cepat penanggulangan bencana. Setiap zona diperkuat personel gabungan dan peralatan pendukung di titik-titik strategis.
Sejumlah kecamatan masuk kategori zona kuning dan merah dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap banjir dan longsor. Wilayah prioritas pemantauan antara lain Megamendung, Cikereteg, dan Cisarua di wilayah selatan, serta Cigudeg dan Nanggung di wilayah barat. Wilayah timur juga masuk dalam daftar prioritas.
Penetapan status siaga bencana ini berdasarkan analisis ketidakstabilan atmosfer dan imbauan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kami cluster bersama-sama sehingga beberapa alat yang kami miliki, kami pastikan stand by di beberapa titik tersebut,” ujarnya.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post