BogorOne.co.id | Jakarta – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan dana pendidikan dalam APBN 2026 sebesar Rp 769,1 triliun atau 20 persen dari total belanja negara telah disetujui pemerintah dan DPR. Penetapan ini termasuk rincian penggunaannya, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Jadi namanya anggaran pendidikan itu 20 persen dari APBN. Nah, di tahun ini jumlah Rp 769,1 triliun itu 20 persen (dari APBN),” kata Teddy dikutip dari beritasatu.com, Minggu, 1 Maret 2026.
Teddy mengatakan, pembahasan anggaran pendidikan telah melalui koordinasi pemerintah, DPR, dan Badan Anggaran DPR yang diketuai Politisi PDIP Said Abdullah. Menurutnya, program MBG tidak mengurangi prioritas pendidikan lainnya.
“Seluruhnya berjalan, dilanjutkan, bahkan ditambah, dan lebih detail, lebih fokus kepada siswanya, sekolahnya, dan gurunya,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi X DPR MY Esti Wijayati menyebutkan, dari Rp 769 triliun anggaran pendidikan, sebesar Rp 223,5 triliun dialokasikan untuk program MBG. Ketua Banggar DPR Said Abdullah menambahkan, hampir separuh dana pendidikan digunakan untuk mendukung MBG, yakni sekitar Rp 268 triliun.
Selain MBG, pemerintah juga melanjutkan program strategis lain, seperti renovasi sekolah, sekolah rakyat, sekolah garuda, sekolah terintegrasi, perluasan akses beasiswa, dan program kesejahteraan guru, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post