BogorOne.co.id | Jakarta – Komisi IX DPR akan memanggil Badan Gizi Nasional (BGN) pada awal pekan depan untuk meminta penjelasan soal pengadaan puluhan ribu motor listrik yang disebut terkait program makan bergizi gratis (MBG). Pemanggilan dijadwalkan berlangsung Senin, 13 April 2026.
Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris mengatakan parlemen tidak mendapat informasi memadai terkait pengadaan tersebut. Ia menyebut kemunculan video distribusi motor listrik di media sosial justru menjadi pintu awal diketahui adanya belanja itu.
“Kami kaget dengan beredarnya video di media sosial soal adanya puluhan ribu motor listrik yang didatangkan oleh BGN dari luar negeri,” kata Charles dikutip dari beritasatu.com, Jumat, 10 April 2026.
Menurut dia, pengadaan itu menimbulkan sejumlah pertanyaan, mulai dari urgensi hingga kesesuaian dengan tujuan program MBG. Charles menilai pembelian kendaraan tersebut berpotensi menyimpang dari fokus utama program, yakni pemenuhan gizi masyarakat.
Ia juga menyoroti nilai pengadaan yang disebut melampaui harga pasar. Jika mengacu pada produk dalam negeri, kata dia, harga satu unit motor listrik semestinya tidak mencapai Rp40 juta.
“Kalau bisa saya katakan secara jujur, pengadaan 20 ribu motor itu sangat tidak proper. Kami ingin menanyakan tujuannya apa, urgensinya apa, dan dasar pengadaannya seperti apa,” ujar politikus PDIP itu.
Selain BGN, Komisi IX berencana mengundang sejumlah instansi terkait dalam rapat tersebut. Pembahasan akan difokuskan pada tata kelola program MBG secara keseluruhan, termasuk aspek pengadaan barang dan distribusi dukungan operasionalnya.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post