BogorOne.co.id | Kuningan – Tebing setinggi 100 meter di Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kuningan mengalami longsor yang detik-detik kejadiannya direkam warga, Sabtu (1 April 2023).
Tidak ada korban jiwa, namun material longsor menutup anak Sungai Citamiang dan mengancam permukiman penduduk yang ada di bawahnya.
Melansir kompas, awalnya warga tidak terlalu merasa khawatir mendekati lokasi longsor, tapi ketika longsor semakin mendekat ke rumah, warga pun panik.
Longsoran tebing bukit sepanjang sekitar 80 kilometer ini perlahan mulai menutup saluran anak Sungai Citamiang dan juga mengancam permukiman penduduk yang ada di bawah bukit tersebut.
Pemukiman penduduk berjarak 250 meter dari lokasi longsor. Terdapat 48 rumah yang terdiri dari 217 jiwa dan satu bangunan masjid, satu pondok pesantren dan satu posyandu.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan bencana tanah longsor untuk selalu waspada saat terjadi hujan lebat dengan intensitas tinggi.
Dari hasil kaji cepat, tim asesmen BPBD Kuningan yang dilakukan pasca-longsor juga ditemukan retakan pada mahkota longsor sepanjang 100 meter dengan kedalaman 70 sentimeter.(Ir-v)
























Discussion about this post