BogorOne.co.id | Kota Bogor – Hujan deras yang mengguyur kawasan Bogor dan Puncak pada Rabu, 29 Juli 2026 sore, mulai mengerek debit Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa, Kota Bogor. Setelah sepekan berada di titik terendah, tinggi muka air bendung pada malam hari naik menjadi 20 sentimeter dan berstatus normal.
Petugas Bendung Katulampa, Muhammad Alwan, mengatakan kenaikan tersebut terjadi setelah hujan turun merata di wilayah hulu Sungai Ciliwung. Hingga pukul 19.00 WIB, tinggi muka air tercatat 20 sentimeter. Sebelumnya, bendung berada pada ketinggian 0 sentimeter selama beberapa hari terakhir.
“Status meningkat menjadi normal. Kalau siang tadi titik nol sentimeter, malam ini menjadi 20 sentimeter atau normal,” kata Alwan.
Menurut dia, kenaikan tinggi muka air turut meningkatkan volume aliran yang mengarah ke Jakarta. Dengan ketinggian 20 sentimeter, debit air yang mengalir mencapai sekitar 5.000 liter per detik.
Alwan menjelaskan, selama sepekan terakhir Bendung Katulampa berada pada kondisi di bawah normal dengan tinggi muka air 0 sentimeter. Saat itu, debit Sungai Ciliwung tercatat sekitar 4.000 liter per detik.
Dari jumlah tersebut, sekitar 3.460 liter per detik dialirkan untuk kebutuhan irigasi melalui anak Sungai Kalibaru. Sementara sisanya mengalir ke Sungai Ciliwung menuju Jakarta.
Meski debit sungai meningkat setelah hujan di kawasan hulu, status Bendung Katulampa masih berada pada level normal. Kenaikan tinggi muka air hingga 20 sentimeter belum menunjukkan adanya potensi peningkatan status siaga banjir.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post