BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi disertai petir dan angin kencang yang berpotensi terjadi di wilayah Bogor dan sekitarnya.
Prakirawan Cuaca Stasiun Kilamatologi Jawa Barat, Fleni Jantika Haswan, mengatakan bahwa saat ini wilayah Jawa Barat memasuki masa peralihan menuju puncak musim hujan. Kondisi tersebut ditandai dengan pertumbuhan awan konvektif sejak pagi hingga siang hari yang dapat memicu hujan intens di sore hingga malam hari.
“Pada bulan Oktober hingga Desember, sebagian besar wilayah Jawa Barat, termasuk Bogor, akan mulai memasuki musim hujan dengan intensitas yang semakin meningkat,” ujar Fleni saat dihubungi BogorOne.co.id, Senin 6 Oktober 2025.
Menurutnya, wilayah Bogor memiliki karakteristik satu musim, berbeda dengan beberapa daerah lain di Jawa Barat. Meski demikian, pada bulan-bulan kering seperti Juli dan Agustus, potensi hujan tetap ada meskipun dalam skala yang lebih kecil. Pola curah hujan di Jawa Barat umumnya dipengaruhi oleh perubahan angin musiman yang terjadi setiap enam bulan sekali.
BMKG juga mengingatkan agar masyarakat dan instansi terkait meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta kerusakan infrastruktur.
“Penting bagi masyarakat untuk mengenali potensi bencana di lingkungan masing-masing dan memahami cara mengurangi risikonya, misalnya dengan membersihkan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, dan bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan,” imbuhnya.
BMKG mengimbau warga untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG serta memahami prosedur evakuasi yang telah ditetapkan pemerintah daerah apabila terjadi bencana.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post