BogorOne.co.id | Kota Bogor – DPRD Kota Bogor bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyalurkan bantuan pelunasan biaya pendidikan atau program tebus ijazah. Kegiatan ini digelar di Aula SMK YASBAM, Kecamatan Bogor Selatan, Rabu, 17 September 2025.
Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata, mengatakan program ini sudah berjalan sejak 2022 dengan sasaran sekitar 2.000 siswa setiap tahun. Anggaran yang digelontorkan mencapai Rp5 miliar hingga Rp7 miliar.
“Program ini lahir dari aspirasi masyarakat yang ijazahnya tertahan di sekolah. Melalui kebijakan anggaran, DPRD dan Pemkot sepakat membantu agar siswa bisa mengambil ijazahnya,” kata Dadang.
Ia menambahkan, Kota Bogor kini menjadi contoh bagi daerah lain di Jawa Barat dalam pelaksanaan program tebus ijazah. Menurutnya, keberlanjutan program penting karena berdampak langsung pada masyarakat, terutama dalam mencari pekerjaan yang mensyaratkan ijazah.
“Tanpa ijazah, warga kesulitan melamar kerja dan ini bisa meningkatkan angka pengangguran,” ujarnya.
Pada penyaluran kali ini, sebanyak 70 ijazah siswa SMK YASBAM diserahkan secara langsung. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Rezky Kartika, mengapresiasi sekolah yang bersedia bekerja sama dengan Pemkot dalam membantu siswa tidak mampu.
“Kami berharap ijazah yang diterima menjadi penyemangat dan bermanfaat bagi masa depan anak-anak,” kata Rezky.
Rezky juga menilai, tidak sedikit sekolah yang enggan bekerja sama karena jumlah bantuan dari Pemkot tidak sebanding dengan tanggungan siswa. Namun, ia menegaskan SMK YASBAM bisa menjadi contoh bagi sekolah lain dalam mendukung program ini.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post