BogorOne.co.id | Kota Bogor – Lanjutan pengerjaan proyek Masjid Agung masih belum jelas, meski Pemerintah Kota Bogor telah memplot anggaran APBD sebesar Rp32 Miliar namun hingga saat ini belum juga dilelang.
Hal itu membuat berbagai pihak khawatir terjadinya gagal lelang dan pembangunan kembali mangkrak. Menyikapi itu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta agar proses lelang segera dilaksanakan.
Anggota Komisi III DPRD Kota Bogor Karnain Asyhar mengatakan, anggaran sudah ada untuk pekerjaan penguatan struktur bangunan dan atap masjid pasca mendapat rekomendasi dari pemerintah pusat.
Bahkan kata dia, pada tahun 2020, proyek Masjid Agung sudah mendapat rekomendasi dari Komite Keselamatan Kontruksi dan Komite Keselamatan Bangunan.
“Artinya ada komitmen tahun 2021, karena sudah dianggarkan Rp32 miliar. Diharapkan memang pengalaman terdahulu pernah gagal lelang, bisa terantisipasi. Jangan sampai gagal lelang lagi untuk anggaran APBD sekarang,” katanya, Selasa (06/04/21).
Ia berpendapat, bahwa proyek Masjid Agung bisa diproses pra-lelang lebih awal. Politisi PKS ini pun berharap, anggaran yang dialokasikan bisa terserap sehingga proses pembangunan berjalan sesuai harapan masyarakat.
“Tidak tertunda lagi, kontruksi utama diharapkan segera selesai. Sehingga di fungsikan normal oleh masyarakat,” bebernya.
Menurutnya, kelanjutan proyek Masjid Agung idealnya mesti dianggarkan multiyears atau tahun jamak, sehingga bisa dilakukan pekerjaan hingga tuntas. Tidak seperti sekarang, yang mesti di cicil tiap satu tahun anggaran karena keterbatasan alokasi biaya.
“Mudah-mudahan segera terealisasi masjid Agung Kota Bogor. Agar masyarakat bisa mempergunakan kembali dengan maksimal,” tandas dia. (Fry)

























Discussion about this post