BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Tebing penahan tanah (TPT) di Kampung Gadog, Desa Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, ambrol, Jumat, 23 Januari 2026 malam, sekitar pukul 23.30 WIB. Longsor tersebut menutup sebagian badan Jalan Cikopo Selatan, jalur alternatif menuju kawasan Puncak Bogor.
Material longsoran berasal dari tebing di depan rumah seorang warga lanjut usia berinisial J, 73 tahun. Runtuhan tanah menimpa ruas jalan sehingga akses kendaraan terganggu dan hanya dapat dilalui separuh badan jalan.
Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana mengatakan laporan awal kejadian diterima dari pengurus lingkungan setempat.
“Tidak ditemukan korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerusakan bangunan rumah warga diperkirakan menimbulkan kerugian sekitar Rp80 juta apabila dilakukan perbaikan ulang,” kata Desi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu, 24 Januari 2026.
Menurut Desi, ambrolnya tebing penahan tanah diduga akibat intensitas hujan yang tinggi dan terjadi secara terus-menerus, sehingga kondisi tanah menjadi labil dan tidak mampu menahan beban air.
Petugas kepolisian bersama perangkat desa dan unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal. Demi menjaga keselamatan pengguna jalan, arus lalu lintas di titik terdampak sempat ditutup sementara selama proses evakuasi material longsor berlangsung.
Sejak malam kejadian, personel gabungan dari Polsek Megamendung, Satuan Lalu Lintas, Satuan Samapta Polres Bogor, instansi terkait, serta masyarakat setempat dikerahkan untuk mengamankan lokasi dan mengantisipasi potensi longsor susulan.
Proses evakuasi dilakukan menggunakan alat berat, disertai penebangan pohon di sekitar titik rawan dan pembersihan material secara manual. Akses jalan mulai dibuka kembali secara bertahap setelah sebagian material longsor disingkirkan.
Polisi mengimbau masyarakat yang melintas menuju kawasan Puncak Bogor untuk meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan kendaraan, serta mematuhi arahan petugas, mengingat kondisi cuaca masih berpotensi hujan dan dapat memicu longsor di sejumlah titik rawan.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post