BogorOne.co.id | Kota Bogor – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali mengukuhkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia pertanian unggul melalui pelaksanaan wisuda program Sarjana Terapan dan Ahli Madya, yang digelar di Aula Polbangtan Bogor, Rabu 30 Juli 2025.
Acara wisuda turut dihadiri para orang tua dan keluarga wisudawan, jajaran dosen, serta tamu undangan dari Kementerian Pertanian.
Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Dr. Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mendukung cita-cita Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
“Kita membutuhkan generasi muda yang kompeten dan siap terjun ke sektor pertanian. Mereka harus punya keterampilan, keahlian, dan ilmu yang cukup. Jika tidak, mereka akan tersisih dan memilih sektor lain, padahal sektor pertanian sangat membutuhkan tenaga muda yang andal,” ujarnya.
Ia juga menyebut, Polbangtan bersama lembaga pendidikan pertanian lainnya seperti PEPI dan SMK PP terus berupaya membekali peserta didik dengan kemampuan praktis dan kesiapan kerja.
Lulusan Polbangtan diharapkan mampu berperan sebagai penyuluh, pendamping petani, petani milenial, maupun tenaga profesional di industri pertanian modern.
Sementara itu, Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryono, menyampaikan bahwa saat ini kampus memiliki 50 program studi dengan status akreditasi baik dan sangat baik.
Ia menambahkan, ada dua program studi yang tengah didorong peningkatan akreditasinya, yakni Kesehatan Hewan (melalui LAM-PTKes) dan Teknologi Pertanian (melalui BAN-PT).
“Kami juga sedang merancang program studi baru Sarjana Terapan Mekanisasi Pertanian. Ke depan, Polbangtan Bogor akan memiliki tiga jurusan utama, yakni Pertanian, Peternakan, dan Keteknikan Pertanian,” kata Yoyon.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi penguatan institusi dan penyesuaian terhadap kebutuhan industri serta perkembangan teknologi di sektor pertanian.
Dengan penguatan program akademik dan dukungan penuh dari Kementerian Pertanian, Polbangtan Bogor optimistis dapat mencetak lulusan-lulusan terbaik yang siap menjawab tantangan ketahanan pangan nasional maupun global.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post