BogorOne.co.id | Kota Bogor – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Neng Eem Marhamah, menyatakan keyakinannya dalam upaya memenangkan pasangan capres-cawapres Anies dan Muhaimin (AMIN) sekaligus untuk memenangkan PKB, DPRD Jabar, Kota, dan DPR RI.
“Kita cuma Pelatihan atau Bimbingan Teknis (Bimtek), yang dikumpulkan ini relawan untuk memenangkan AMIN sekaligus untuk memenangkan PKB, DPRD Jabar, Kota, dan DPR RI,” katanya di Gedung DPRD Kota Bogor, Selasa 20 Desember 2023.
Ditanya mengenai target di Kota Bogor, wanita yang akrab disapa Neng Eem ini menyatakan, “Target kita 70 persen lah di Kota Bogor AMIN menang, optimis kalau melihat animo di masyarakat positif tanggapannya,” ungkapnya.
Mengenai pesan untuk caleg di Kota Bogor, ia menegaskan, bahwa mereka harus tetap semangat bekerja dan berjuang, kalau pesan ke masyarakat hanya memilih AMIN nya dan pasangan AMIN menang.
“Sebab, kawatir kalau DPR nya sedikit nanti bisa seperti kasus Gus Dur digulingkan ditengah jalan karena jumlah parlemen nya sedikit akhirnya kita kalah suara,” tutur Neng Eem.
Lusiana Nurissiyadah, Anggota DPRD Kota Bogor komisi IV Fraksi PKB, menambahkan, tim relawan atau tim penggerak wilayah menggelar bimtek untuk penangan pilpres dan pileg.
“Saya tandem bersama Neng Eem. Intinya di dalam bimtek itu memberikan semangat dan cara pencoblosan dan kemenangan AMIN, DPR RI, DPRD Jabar, dan DPRD Kota,” tuturnya.
“Kita mengumpulkan tim penggerak di Kecamatan Tanah Sareal sekitar 320 penggerak, mudah-mudahan dapil Tanah Sareal PKB bisa 2 kursi,” tambahnya.
Mengenai target kemenangan AMIN di Kota Bogor, Lusiana menjelaskan, penduduk Kota Bogor banyak di bantu dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nasional Demokrat (NasDem) serta Partai Ummat antusias perubahan di Kota Bogor itu besar. “Kita optimis 75 persen untuk kemenangan amin,” jelansya.
Masih kata dia, untuk strateginya, sekarang sudah membuat tim kemenangan secara kota, tapi kalau di Kecamatan Tanah Sareal setiap ke wilayah dirinya mengenalkan program-program AMIN.
“Ya, seperti UU Pesantren, kenaikan BOP guru ngaji, berkepihakan kepada pesantren, tambahan fasilitas kesehatan (faskes) bagi peserta BPJS untuk ibu hamil dan khitanan (sunnat) hingga subsidi harga BBM untuk sepeda motor,” tutupnya. (Fry)

























Discussion about this post