BogorOne.co.id | Moskwa – berpotensi meningkatkan kemampuan Teheran mengancam kapal perang Amerika Serikat di Timur Tengah. Program pengembangan senjata tersebut disebut telah berlangsung sejak 2023 dan tetap berjalan ketika perang antara AS, Israel, dan Iran kembali memanas.
Laporan Financial Times menyebut program yang diberi kode C340L itu berkaitan dengan pengembangan sistem propulsi ramjet. Teknologi tersebut memungkinkan rudal jelajah melaju dengan kecepatan melebihi suara.
Transfer teknologi militer itu diduga memerlukan persetujuan hingga tingkat tertinggi Kremlin. Program tersebut juga disebut terus berlanjut selama konflik militer AS dengan Iran.
Jim Lamson, mantan analis militer CIA, menilai perkembangan teknologi tersebut dapat meningkatkan risiko terhadap kapal induk dan kapal perang AS yang ditempatkan di kawasan Timur Tengah.
“Bagi Iran, ini akan memberi mereka sistem senjata strategis baru yang secara kualitatif dapat mengancam kapal-kapal angkatan laut AS,” kata Lamson, seperti dikutip The Telegraph UK, Rabu (2/9/2026).
Rudal jelajah supersonik menjadi ancaman karena dapat terbang pada ketinggian rendah sehingga lebih sulit dideteksi radar. Rudal jenis ini juga dapat mencapai kecepatan sekitar 2.200 mil per jam.
Iran disebut telah membangun dan menguji sistem propulsi ramjet. Namun, hingga kini belum terdapat bukti bahwa teknologi tersebut telah digunakan dalam operasi militer.
Kerja sama militer Rusia dan Iran berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Iran diketahui memasok Rusia dengan drone Shahed yang digunakan dalam serangan terhadap sejumlah wilayah di Ukraina.
Sebaliknya, Rusia disebut memberikan dukungan intelijen kepada Iran. Dukungan tersebut dilaporkan membantu Teheran dalam menjalankan operasi militer terhadap sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah.
Perkembangan teknologi rudal ini menambah dimensi baru dalam hubungan militer kedua negara. Bagi Iran, penguasaan teknologi ramjet berpotensi memperkuat kemampuan serangannya terhadap sasaran laut. Sementara bagi AS, perkembangan tersebut dapat meningkatkan ancaman terhadap armada militernya di kawasan.
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post