BogorOne.co.id | Kota Bogor – Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Bogor, gelar aksi unjuk rasa kepung Istana Bogor di Jalan Ir Juanda Kota Bogor, Jumat (08/04/22) sore.
Dalam menyampaikan aspirasinya, mahasiswa juga memblokade Jalan Ir Juanda sehingga menimbulkan kemacetan panjang.
Untuk itu, polisi lalu lintas Polres Bogor dan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan rekayasa lalu lintas. Arus kendaraan menuju kawasan Istana Bogor juga dialihkan sementara.
Kasat Lantas Polresta Bogor Kota Kompol Galih Apria mengatakan rekayasa lalu lintas dilakukan di kawasan Sistem Satu Arah (SSA) yang meliputi Jalan Otista, Jalan Ir Juanda, dan Jalan Jalak Harupat.
Sementara kendaraan menuju kawasan Ciomas melalui Stasiun Bogor dialihkan sementara via Jalan Raya Empang-Pancasan tembus Gunungbatu dan Ciomas.
“Lalu, kendaraan menuju Jalan Sudirman dialihkan melalui Jalan Paledang tembus Stasiun Bogor dan Jalan Kantor Batu,” paparnya.
Sejumlah isu penting menjadi poin yang di aspirasikan para mahasiswa mulai harga pangan yang mahal, minyak goreng yang langka, kenaikan harga BBM pemindahan ibukota hingga perpanjangan masa presiden 3 periode.
Secara bergantian mahasiswa melakukan orasi di atas mobil komando.
“Harga pangan mahal, BBM naik, minyak goreng langka, minta periode, pantas gak kawan-kawan,” seru Koordinator BEM Se Bogor Rizki Nuria Sury Altar dalam orasinya.
Sementara untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan, petugas memasang kawat Berduri Dipasang Dekat Istana. Dan ratusan polisi juga disiagakan untuk mengamankan demonstrasi. (Fry).























Discussion about this post