30.4 C
Bogor
Kamis, 19 Mei 2022

Harga Penjualan Minyak Curah Masih Tinggi, Bima Arya Protes Kemendag 

Must read

Waspadai Hepatitis Akut, Tingkatkan PHBS dan Galakan Germas

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Memasuki Mei 2022, masyarakat dunia kembali menghadapi ancaman wabah global. Kali ini ancaman itu berupa hepatitis akut misterius (Acute...

Pemeriksaan Pajak Daerah

BogorOne.co.id - Kota Bogor | Sistem pemungutan Pajak Daerah terdiri dari 2 sistem yaitu SELF ASSESMENT dan OFFICE ASSESMENT: Self Assesment adalah merupakan mekanisme pemenuhan...

Meneguhkan Komitmen Kebangsaan, Rizqi Fathul Hakim Lantik Pengurus INSPIRA Banten

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Pengurus Badan Koordinasi (BADKO) Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (INSPIRA) Banten Periode 2022-2025 telah resmi dilantik. Pelantikan tersebut dipimpin oleh Ketua...

Budidaya Ikan Sistim Bioflok Lebih Menguntungkan

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Seiring dengan metode budidaya ikan terus berkembang. Sejumlah inovasi terus digulirkan, salah satunya budidaya ikan dengan sistem bioflok.  Hal...

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Penjualan minyak goreng curah di Kota Bogor masih tinggi, karena masih dijual dengan harga Rp 20 ribu perliter, padahal harga eceran tertinggi (HET) hanya Rp14 per liter. Hal itu membuat Wali Kota Bogor Bima Arya geram.

Menyikapi hal itu, Bima Arya meminta Pemerintah Pusat untuk mengevaluasi kinerja dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).

“Saya minta pemerintah pusat agar Kemendag ini dievaluasi kinerjanya. Harus betul-betul mengurusi harga minyak, persoalan ini masa tidak bisa selesai dengan harga yang masih tinggi di pasaran,” ungkap Bima, Selasa (10/05/22).

Ia menegaskan, terkait masih tingginya harga minyak curah yang masih di atas harga HET, berarti persoalan di hulu itu masih belum teratasi oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kemendag.

“Ini kan merugikan warga kita, merugikan para pedagang minyak, pedagang makanan semuanya. Jangan kalah dengan kepentingan bisnis perusahaan besar dan jangan kalah dengan mafia minyak,” tegasnya.

Masih kata Bima, pihaknya tetap mengapresiasi terhadap langkah-langkah hukum yang telah menangkap mafia minyak goreng yang telah membuat resah masyarakat Indonesia.

“Harusnya langkah-langkah hukum itu diiringi juga dengan normalisasi harga di pasar. Sehingga tidak ada lagi yang dirugikan,” pungkas Politisi PAN itu. (Tom)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article

Waspadai Hepatitis Akut, Tingkatkan PHBS dan Galakan Germas

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Memasuki Mei 2022, masyarakat dunia kembali menghadapi ancaman wabah global. Kali ini ancaman itu berupa hepatitis akut misterius (Acute...

Pemeriksaan Pajak Daerah

BogorOne.co.id - Kota Bogor | Sistem pemungutan Pajak Daerah terdiri dari 2 sistem yaitu SELF ASSESMENT dan OFFICE ASSESMENT: Self Assesment adalah merupakan mekanisme pemenuhan...

Meneguhkan Komitmen Kebangsaan, Rizqi Fathul Hakim Lantik Pengurus INSPIRA Banten

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Pengurus Badan Koordinasi (BADKO) Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (INSPIRA) Banten Periode 2022-2025 telah resmi dilantik. Pelantikan tersebut dipimpin oleh Ketua...

Budidaya Ikan Sistim Bioflok Lebih Menguntungkan

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Seiring dengan metode budidaya ikan terus berkembang. Sejumlah inovasi terus digulirkan, salah satunya budidaya ikan dengan sistem bioflok.  Hal...

Kasus Covid-19 Menuju Nol, Bima : Masyarakat Boleh Lepas Masker

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Setelah Presiden Jokowi mengumumkan masyarakat boleh melepas masker, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menyatakan bahwa pemakaian masker bagi...