BogorOne.id | Kota Bogor – Program UMKM Naik Kelas Tahun 2025 yang diikuti ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bogor resmi dilaksanakan melalui kolaborasi berbagai lembaga, dengan Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kesatuan sebagai mitra utama dalam pengembangan dan pendampingan usaha.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang UMKM perwakilan Dinas KUK Provinsi Jawa Barat, Bagus Maulana Muhammad selaku Ketua KADIN Kota Bogor, Aang Munawar Kepala LPPM IBI Kesatuan, Ratna perwakilan Dinas KUKMDAGIN, serta para pelaku UMKM peserta program, Jumat 23 Januari 2026.
Sebanyak 130 pelaku UMKM terlibat dalam program ini, yang berasal dari berbagai subsektor usaha, antara lain kuliner, minuman, fesyen, kriya (craft), dan jasa. Peserta merupakan UMKM yang telah berjalan aktif dan dinilai memiliki potensi pengembangan usaha, sehingga diharapkan mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pendampingan serta menerapkan hasilnya secara optimal dalam pengelolaan usaha.
Koordinator pendamping dosen IBI Kesatuan, Mashadi, menjelaskan bahwa Program UMKM Naik Kelas bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam pengelolaan usaha, mencakup aspek manajemen, produksi, pemasaran, dan keuangan. Selain itu, program ini juga diarahkan untuk mendorong peningkatan kelas usaha, dari mikro menuju usaha kecil dan menengah yang lebih profesional dan berdaya saing.
“Melalui pendampingan ini, kualitas dan nilai tambah produk UMKM diperkuat, baik dari sisi standar mutu, kemasan, hingga strategi branding. Program ini juga mengakselerasi adopsi teknologi dan digitalisasi UMKM, khususnya dalam pemasaran serta pencatatan usaha,” ujar Mashadi.
Lebih lanjut, program ini diharapkan mampu mendukung penguatan ekonomi lokal Kota Bogor, dengan menjadikan UMKM sebagai salah satu pilar utama ekonomi kerakyatan. Melalui pelaksanaan Program UMKM Naik Kelas Tahun 2025, diharapkan terjadi peningkatan kapasitas dan kemandirian UMKM dalam pengambilan keputusan bisnis, peningkatan skala dan kualitas usaha, serta terbentuknya jejaring dan kolaborasi antara pelaku UMKM, pendamping, dan institusi terkait.
Program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan diri dan mindset kewirausahaan pelaku UMKM secara berkelanjutan, sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap perekonomian Kota Bogor, melalui peningkatan pendapatan UMKM serta penciptaan lapangan kerja baru.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : Muttaqien
























Discussion about this post