• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Senin, Oktober 26, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Karakter Bangsa Indonesia Sedang Berada di Titik Nadir

Redaksi by Redaksi
5 Desember 2022
in NASIONAL
0
Karakter Bangsa Indonesia Sedang Berada di Titik Nadir
297
SHARES
583
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Penulis : Beby Cahyaning Ratri Mahasiswi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

BogorOne.co.id | Jakarta – Karakter bangsa merupakan kata yang selalu muncul dan seringkali menjadi penutup diskusi perihal penyebab keterpurukan bangsa Indonesia di berbagai bidang. Bukan hal baru untuk menyatakan bahwa karakter bangsa Indonesia sedang berada di titik nadir.

Mahasiswi universitas pembangunan Nasional veteran Jakarta Beby Cahyaning Ratri mengatakan, dirinya
sangat meyakini bahwa perbaikan karakter bangsa merupakan satu kunci terpenting agar bangsa yang besar jumlah penduduknya ini bisa keluar dari permasalahan terpuruknya karakter bangsa.

Menurut dia, bahwa pembangunan bidang fisik sangatlah berbeda dengan pembangunan mental atau karakter bangsa. Sendi-sendi sebuah bangsa umumnya adalah berupa karakter dan mentalitas rakyatnya yang menjadi pondasi kukuh dari tata nilai bangsa tersebut.

BERITA LAINNYA

Bernadya

Bernadya Batal Tampil di Palembang akibat Kabut Asap Karhutla

24 Oktober 2026
siswi madrasah tsanawiyah

Diejek Miskin dan Dituduh Mencuri, Siswi MTs Enggan Sekolah

24 Oktober 2026
The Jakmania

Lima Tersangka Pelempar Bus The Jakmania Ditangkap, Dua Penumpang Terluka

24 Oktober 2026
mortir

Mortir Sepanjang 1,3 Meter Ditemukan di Kebun Sawit Ogan Ilir

21 Oktober 2026

Keruntuhan sebuah bangsa umumnya ditandai dengan semakin lunturnya nilai-nilai bangsa walaupun secara de facto bangsa tersebut masih eksis.

Dijelaskannya, penurunan karakter bangsa Indonesia dapat terlihat pada kondisi permasalahan sosial yang terjadi. Mulai dari masalah gontok-gontokan, kurangnya kerja sama, egosentris golongan atau partai sampai kepada bangsa yang sarat dengan korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Persoalan ini muncul karena lunturnya nilai-nilai karakter bangsa yang diakui kebenarannya secara universal,” ujar Beby, Senin (05/12/22).

Kualitas dan keberhasilan suatu pendidikan dapat tercermin dari terwujudnya individu yang berkarakter dalam upaya memantapkan budaya dan karakter bangsa. Adanya situasi dan kondisi saat ini, yang telah terjadi degradasi nilai moral dapat menjadi potensi terjadinya perilaku menyimpang pada generasi muda dan atau/ generasi Z bangsanya.

Padahal kata dia, generasi usia produktif menjadi investasi berharga untuk mencapai Indonesia emas 2045. Generasi unggul ini dapat diwujudkan melalui proses pembelajaran.

Amanat Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang dipertegas kembali oleh Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter dan ditanda tangani pada tanggal 6 September 2017.

“Bahwa menurut Presiden Joko Widodo, penguatan pendidikan karakter dalam rangka mewujudkan bangsa yang berbudaya melalui penguatan nilai-nilai religius, jujur, toleran, disiplin, bekerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan bertanggung jawab oleh karena itu, pemerintah memandang perlu penguatan pendidikan karakter,” sambung Beby.

Untuk membangun karakter bangsa, haruslah diawali dari lingkup yang terkecil. khususnya di sekolah, ada baiknya kita menganalogikan proses pembelajaran di sekolah dengan proses kehidupan bangsa.

Upaya mewujudkan nilai-nilai tersebut dapat dilaksanakan melalui pembelajaran. Tentu saja pembelajaran yang dapat mengadaposi semua nilai-nilai karakter bangsa yang akan dibangun dan pada akhirnya bermuara pada pembentukan suatu masyarakat madani yang lebih demokratis di Indonesia.

Dia berpendapat, konsep masyarakat madani atau civil society adalah perilaku dan perbuatan yang membuat manusia mengaku sebagai manusia modern, memiliki tubuh yang sehat, pikiran yang masuk akal, dan moral yang baik.

“Civil society tidak berasal dari masyarakat urban, tetapi memiliki sifat yang sesuai dengan masyarakat kota, yaitu beradab. Masyarakat madani memiliki karakteristik meliputi perilaku yang santun dengan mampu berinteraksi satu sama lain baik antar individu maupun kelompok,” paparnya.

Sifat yang tertanam dalam masyarakat madani memiliki karakter yang baik. Oleh karena itu, untuk dapat mewujudkan masyarakat madani dibutuhkan kesadaran dalam menumbuhkan karakter bangsa Indonesia.

Upaya dalam membentuk karakter bangsa seseorang melalui jalur pendidikan adalah langkah yang tepat. Dasar pendidikan karakter bangsa seharusnya sudah diterapkan sejak usia dini, karena di usia dini sangat menentukan kemampuan anak dalam mengembangkan potensinya.

Pendidikan karakter bisa dilakukan dengan pelaksanaan Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Program pendidikan ini untuk memperkuat karakter generasi Z melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga dengan dukungan pelibatan publik dan kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Adapun urgensi Program PPK adalah pembangunan sumber daya manusia yang menjadi pondasi pembangunan bangsa, kedua keterampilan abad ke-21 yang dibutuhkan pada generasi Z yakni kualitas karakter, literasi dasar, dan kompetensi 4C, guna mewujudkan keunggulan bersaing generasi emas 2045 serta kecenderungan kondisi degradasi moralitas, etika, dan budi pekerti.

Namun seiring perkembangan zaman, muncul peluang dan tantangan dalam pembentukan karakter bangsa di Indonesia yang perlu dihadapi bersama. Peluang dan tantangan ini muncul dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

Dampak teknologi pada pendidikan karakter sangat positif karena teknologi memberi lebih banyak kekuatan kepada kita, dan memberdayakan orang untuk memecahkan masalah dengan lebih efisien dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

Pendidikan karakter bukan hanya tentang belajar menjadi aman atau mengelola risiko, tetapi juga memaksimalkan prospek positif bagi individu dan masyarakat, nilai-nilai kehidupan yang mengangkat orang dan kondisi manusia bahkan dalam keadaan yang paling sulit sekalipun.

Pembelajaran karakter bangsa secara digital mendorong dan mempromosikan pengembangan keterampilan penting abad ke-21 bagi generasi Z seperti keterampilan komunikasi dan kolaborasi serta meningkatkan prestasi dan motivasi.

Tantangan bangsa Indonesia adalah menemukan cara bagaimana menavigasi etika dari era digital yang bergerak cepat, secara sadar, proaktif dan reflektif. Tantangan dalam pendidikan karakter bangsa di era digital mencakup keseimbangan, keselamatan dan keamanan, perundungan siber, sexting, hak cipta dan plagiarisme.

Pendidikan karakter bangsa hendaknya tidak hanya sekadar lompatan layanan tetapi memiliki rencana aksi untuk praktik. Secara bersama-sama, orang tua, guru, dan pengurus sebagai pemangku kepentingan, harus mendorong untuk mewujudkan nilai-nilai baik dalam kehidupan generasi Z.

Dia juga menilai, para pembuat kebijakan pendidikan perlu berperan aktif dalam pengembangan berkelanjutan pembelajaran karakter bangsa secara digital untuk memastikan penerapan pembelajaran digital yang efektif.

Negara-negara dengan strategi pembelajaran digital yang kuat akan bergerak maju untuk membantu generasi Z mencapai potensi penuh di era digital. Dalam rangka mewujudkan masyarakat madani sangat dipengaruhi oleh seberapa kuat pondasi pendidikan karakter bangsa.

“Pendidikan karakter bangsa sangat dipengaruhi oleh individu seseorang dan faktor lingkungan, mulai dari keluarga, sekolah dan masyarakat. Oleh karena itu, pendidikan karakter pada generasi Z merupakan syarat mutlak untuk mewujudkan masyarakat madani di Indonesia,” ungkapnya. (*)

Tags: Beby Cahyaning RatriKarakter Bangsa IndonesiaMahasiswi Universitas Pembangunan Nasional Veteran JakartaSedang Berada di Titik Nadir

Related Posts

Bernadya
LIFESTYLE

Bernadya Batal Tampil di Palembang akibat Kabut Asap Karhutla

24 Oktober 2026
siswi madrasah tsanawiyah
NASIONAL

Diejek Miskin dan Dituduh Mencuri, Siswi MTs Enggan Sekolah

24 Oktober 2026
The Jakmania
NASIONAL

Lima Tersangka Pelempar Bus The Jakmania Ditangkap, Dua Penumpang Terluka

24 Oktober 2026
mortir
NASIONAL

Mortir Sepanjang 1,3 Meter Ditemukan di Kebun Sawit Ogan Ilir

21 Oktober 2026
Bob Hasan Soroti Pemulihan Hak Korban Kejahatan: Jangan Terhambat Birokrasi
NASIONAL

Bob Hasan Soroti Pemulihan Hak Korban Kejahatan: Jangan Terhambat Birokrasi

20 Oktober 2026
Dua Tahun Memimpin, Elektabilitas Presiden Prabowo Terus Merosot Tinggal 9.8 Persen
NASIONAL

Dua Tahun Memimpin, Elektabilitas Presiden Prabowo Terus Merosot Tinggal 9.8 Persen

20 Oktober 2026
Next Post
Datangi Tenda Pengungsian Gempa Cianjur, Bima Arya Lihat Semangat Anak-anak

Datangi Tenda Pengungsian Gempa Cianjur, Bima Arya Lihat Semangat Anak-anak

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Rudy Susmanto Datangi Stadion Mini Cibinong Untuk Lihat Latihan Perdana Persikabo

Rudy Susmanto Datangi Stadion Mini Cibinong Untuk Lihat Latihan Perdana Persikabo

12 Agustus 2024
Pembongkaran Gedung Pasar Jambu Dua Ditargetkan 40 Hari Rampung 

Pembongkaran Gedung Pasar Jambu Dua Ditargetkan 40 Hari Rampung 

17 Mei 2023
Puluhan Warga Kepung Penginapan di Bogor, Tuntut Penutupan

Puluhan Warga Kepung Penginapan di Bogor, Tuntut Penutupan

22 Februari 2026
Kapolres Bogor Resmikan Kantor Polsek Tenjo

Kapolres Bogor Resmikan Kantor Polsek Tenjo

8 April 2021

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In