BogorOne.co.id – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan meninjau langsung kesiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 di Kota Bogor. Kunjungan dilakukan di Posko Terpadu Baranangsiang Polresta Bogor Kota, Kamis 11 Desember 2024, didampingi Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim dan jajaran Forkopimda.
Irjen Rudi memastikan total sekitar seribu petugas gabungan siap diterjunkan, terdiri dari 600 personel polisi dan diperkuat oleh unsur pemerintah daerah, TNI, serta relawan. Pengecekan ini bertujuan menjamin keselamatan dan kelancaran mobilitas warga dan wisatawan yang diprediksi meningkat selama Nataru.
“Pada masa Nataru ini, kita harus hadir untuk melayani masyarakat. Keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas menjadi prioritas agar perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan dengan baik dan aman,” ujar Kapolda.
Dalam pengamanan perayaan Natal, Kapolda Rudi Setiawan menyoroti strategi khusus di titik-titik fokus, terutama gereja. Ia menegaskan adanya keterlibatan remaja dan pengurus gereja sebagai bagian dari sistem deteksi dini.
“Mereka yang paling mengetahui jemaatnya. Ini penting untuk mengantisipasi masuknya orang asing yang mungkin memiliki maksud buruk atau mengganggu kekhusyukan. Dengan melibatkan mereka, komunikasi dan pelayanan akan lebih mudah,” jelasnya.
Selain isu keamanan, Kapolda juga menyoroti potensi bencana alam, seperti banjir dan pohon tumbang. Kapolda mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kota Bogor dalam menyiapkan langkah cepat dengan mendekatkan unit rescue ke titik-titik rawan.
“Dalam menghadapi bencana, yang paling penting adalah kecepatan me-rescue korban dan mengatasi halangan yang terjadi,” tegasnya.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim memastikan kesiapan kota dalam operasi kemanusiaan Nataru 2025, dengan mendedikasikan personel Dishub, Satpol PP, Dinkes, dan OPD terkait di empat titik utama pengendalian dan monitoring.
“Koordinasi berjalan cukup baik. Insya Allah kesiapannya sama antara Polda Jabar, Polresta Bogor, Dandim 0606, dan Dandenpom. Semua berkolaborasi dan bersinergi,” tutup Dedie.
Reporter : Resha Bunai
Editor : Muttaqien





























Discussion about this post