BogorOne.co.id | Jakarta – Microsoft akan mengakhiri dukungan terhadap sistem operasi Windows 11 SE pada 2026. Sistem operasi khusus pendidikan yang ditujukan bagi siswa tingkat K–8 atau setara SD–SMP itu tidak lagi menerima pembaruan penuh mulai akhir 2026.
Informasi tersebut tercantum dalam dokumen dukungan terbaru Microsoft dan dilaporkan Digital Trends pada Minggu, 4 Januari 2026. Dalam dokumen itu disebutkan bahwa Windows 11 SE tidak akan mendapatkan pembaruan fitur besar, dengan versi 24H2 menjadi rilis terakhir.
Dukungan penuh, termasuk pembaruan keamanan dan bantuan teknis, dijadwalkan berakhir pada 13 Oktober 2026. Setelah tenggat tersebut, perangkat yang masih menggunakan Windows 11 SE tidak lagi memperoleh patch keamanan, sehingga berpotensi menimbulkan risiko terhadap perlindungan data pengguna, termasuk data siswa.
Penghentian dukungan ini menandai perubahan strategi Microsoft di sektor pendidikan. Padahal, Windows 11 SE sempat diposisikan sebagai sistem operasi andalan untuk menyaingi Chromebook dan memperluas pangsa pasar perangkat pendidikan.
Windows 11 SE pertama kali diperkenalkan pada 2021 sebagai sistem operasi yang dirancang khusus untuk pelajar dengan konsep sederhana, aman, dan terjangkau. Microsoft kala itu menyebutnya sebagai awal “era baru PC” untuk sekolah.
Sistem operasi ini mengusung pendekatan berbasis web dan dikunci secara ketat untuk meminimalkan distraksi. Pengguna tidak dapat menginstal aplikasi secara bebas, sementara pemasangan perangkat lunak hanya dapat dilakukan oleh administrator IT sekolah. Aplikasi mandiri berformat .exe juga tidak dapat dijalankan tanpa izin.
Untuk mendukung ekosistem Windows 11 SE, Microsoft meluncurkan Surface Laptop SE dengan harga terjangkau serta bekerja sama dengan sejumlah produsen, seperti Dell dan HP, untuk menyediakan perangkat murah bagi institusi pendidikan.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post