BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan pembangunan flyover Bojonggede-Kemang (Bomang) dimulai pada awal 2027. Proyek infrastruktur senilai hampir Rp400 miliar itu diharapkan memperpendek akses masyarakat di wilayah utara Kabupaten Bogor menuju pusat pemerintahan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan proses lelang pembangunan flyover Bomang direncanakan berlangsung pada Desember 2026. Pelaksanaannya masih menunggu persetujuan DPRD Kabupaten Bogor.
Jika proses tersebut berjalan sesuai rencana, kontrak pembangunan dapat dilakukan pada Januari 2027. Pekerjaan fisik ditargetkan mulai pada akhir Januari atau awal Februari tahun depan.
“Flyover Bomang bisa berkontrak di bulan Januari dan proses pembangunan bisa di akhir Januari atau awal Februari 2027,” kata Rudy, Selasa, 3 November 2026.
Pembangunan flyover Bomang akan dilakukan secara bertahap. Pemkab Bogor menyiapkan anggaran total sekitar Rp400 miliar untuk membangun dua jalur. Pada tahap pertama, pemerintah mengalokasikan sekitar Rp190 miliar untuk pembangunan satu jalur yang dirancang dapat digunakan untuk dua ruas lalu lintas.
Rudy mengatakan jalur pertama ditargetkan sudah dapat dilintasi pada akhir 2027. Dengan begitu, konektivitas jalan di kawasan tersebut diharapkan mulai terhubung meski pembangunan keseluruhan flyover belum rampung.
Menurut Rudy, keberadaan flyover akan melengkapi pembangunan dua jembatan di ruas Jalan Bojonggede-Kemang yang sebelumnya telah diselesaikan. Infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperlancar mobilitas warga.
“Kalau flyover sudah terhubung, konektivitas masyarakat di Bogor wilayah utara dengan pusat pemerintahan akan jauh lebih dekat,” ujarnya.
Rudy beralasan percepatan pembangunan diperlukan untuk mengantisipasi kenaikan harga material konstruksi. Penundaan proyek, kata dia, berpotensi membuat kebutuhan anggaran semakin besar.
Selain itu, pemerintah daerah berharap tersambungnya akses jalan dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan Bomang.
“Kalau tidak segera kita mulai, ditunda-tunda semakin lama harga material juga akan semakin naik. Yang terpenting, pada saat aksesibilitas masyarakat terhubung, maka ekonomi akan bergerak,” kata Rudy.
Ia memastikan persiapan administrasi proyek telah dilakukan. Tahapan yang sudah siap akan dilaksanakan pada Desember tahun ini, sedangkan bagian yang belum rampung secara administratif akan dilanjutkan pada 2027.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post