BogorOne.co.id | Kota Bogor – Pemkot Bogor menargetkan 12 program prioritas pembangunan jalan rampung dalam kurun waktu lima tahun, mulai 2025 hingga 2030. Total kebutuhan anggaran mencapai Rp3 triliun.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, mengatakan proyek tersebut merupakan bagian dari misi “Bogor Lancar” yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Program ini pekerjaan besar yang membutuhkan dukungan semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintah,” ujar Estiningsih, Sabtu (30/8/2025).
Salah satu proyek yang menjadi prioritas awal adalah pembangunan Jalan Regional Ring Road 3 (R3). Jalan dengan lebar 32 meter ini direncanakan memiliki panjang lebih dari 3 kilometer. Tahap awal sepanjang 550 meter ditargetkan mulai dikerjakan pada 2026 dan berlanjut hingga 2029.
“R3 diharapkan menjadi solusi strategis untuk mengurangi beban lalu lintas di Jalan Pajajaran. Pembangunannya juga mencakup Jembatan Katulampa dengan panjang bentang sekitar 60 meter,” kata Estiningsih.
Berikut daftar 12 program prioritas pembangunan jalan Pemkot Bogor periode 2025–2030:
- Jalan R2 – Rp5 miliar
- Jalan R3 – Rp474 miliar
- Bogor Inner Ring Road – Rp1,2 triliun
- Jalan tembus Dadali–Sholeh Iskandar – Rp146 miliar
- Simpang Tak Sebidang Kebon Pedes – Rp290 miliar
- Jalan akses IPAL Kayumanis – Rp100 miliar
- Pelebaran akses Pasar Jambu Dua – Rp1 miliar
- Bogor Interchange – Rp535 miliar
- Jalan akses pusat pemerintahan baru – Rp15 miliar
- Jalan tembus R3–Kampung Pasir – Rp25,5 miliar
- Jalan Pakuan Indah–Permata – Rp6 miliar
- Pelebaran Jalan Cifor–Batas Kota – Rp96 miliar
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post