BogorOne.co.id | Kota Bogor – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor mulai melakukan sensus pelanggan pada 2026 untuk memperbarui basis data dan memetakan kebutuhan layanan air bersih di tengah pertumbuhan penduduk.
Direktur Utama Rino Indira Gusniawan mengatakan, pembaruan data menjadi fondasi dalam penyusunan kebijakan pengembangan infrastruktur air minum.
“Data yang akurat diperlukan untuk memastikan layanan tepat sasaran, termasuk melihat kondisi meter, kesesuaian tarif, dan pola konsumsi pelanggan,” kata Rino, Senin, 4 Mei 2026.
Menurut dia, sensus juga digunakan untuk mengidentifikasi persoalan teknis di lapangan, seperti kebocoran jaringan dan tekanan air rendah di sejumlah wilayah layanan. Temuan tersebut akan menjadi dasar perbaikan agar respons perusahaan terhadap keluhan pelanggan lebih cepat.
Selain itu, perusahaan akan memetakan pengelolaan air limbah domestik masyarakat sebagai bagian dari perencanaan layanan ke depan. Rino berharap, hasil sensus menghasilkan basis data yang lebih kuat untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan.
Perumda mengerahkan petugas dengan atribut resmi dan surat tugas untuk mendata seluruh pelanggan aktif. Warga diminta memberikan informasi yang lengkap dan benar selama proses pendataan berlangsung.
Terpisah, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengimbau masyarakat berpartisipasi aktif dalam sensus tersebut. Ia menilai kejujuran warga dalam memberikan data akan menentukan akurasi hasil pendataan dan perbaikan layanan air bersih di Kota Bogor.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post