BogorOne.co.id | Cibungbulang – Tak Kurang dari 326 unit rumah yang tersebar di wilayah Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, sampai saat ini kondisinya memperihatinkan dan masih membutuhkan bantuan serta perhatian dari pemerintah kabupatennya.
Di mana jumlah fantastis tersebut, menurut keterangan pemerintah Desa Situ Udik, sudah lama tercatat dalam data base desa sebagai sasaran lanjutan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang akan terus diajukan bantuan perbaikannya.
Kepala Desa Situ Udik, Mamat Sudin membenarkan bahwa 326 rumah warga Situ Udik yang tidak layak huni itu, sampai saat ini masih menjadikan pekerjaan yang belum tertuntaskan.
“Sesuai dengan data base, jumlah rumah tidak layak huni di Situ Udik mencapai 326 unit. Padahal dibeberapa waktu lalu, Situ Udik sempat mendapat bantuan program perbaikan Rutilahu dari anggaran Fokir Dewan, tetapi sayangnya program tersebut, tidak mengurangi jumlah Data Base desa,” kata Mamat Sudin kepada BogorOne di kantornya.
Meski begitu lanjut Matsudin, pihaknya tak berkecil hati dan akan terus mengajukan permohonan bantuan kepada Pemkab Bogor, Khususnya di tahun 2026 ini.
“Cukup banyak rumah tidak layak huni yang ada di desa kami yang kondisinya sangat memperihatinkan, sehingga kami berharap agar pemerintah Kabupaten Bogor bisa secepatnya menurunkan bantuan perbaikan Reguler bagi 10 unit rumah warga Situ Udik yang sudah kami ajukan kemarin,” harapnya.
Agar diketahui sambungnya, pengajuan perbaikan rutilahu untuk 10 unit Rumah di Situ Udik tahun ini, berdasarkan informasi yang diperoleh desa dari dinas terkait, bahwa jumlah Kuota RTLH Reguler di Kabupaten Bogor tersisa 200 unit lagi.
“Setidaknya dari sisa 200 unit Rutilahu tersebut, 10 unit diantaranya bisa digelontorkan untuk warga Desa Situ Udik,” tandasnya.
Rudi tokoh pemuda Situ Udik menambahkan, program RTLH melalui anggaran Pokir anggota Dewan asal beberapa Partai yang berlangsung pada tahun 2025 itu, semestinya bisa membantu mengurangi jumlah RTLH yang ada di Data Base desa Situ Udik.
“Tapi sayangnya pihak pihak yang mengawal program Pokir untuk bantuan Rutilahunya, tidak sejalan dengan harapan desa,” pungkasnya.
Editor : Jef Sukapura
























Discussion about this post