31.3 C
Bogor
Selasa, 28 September 2021

Rencana Refocusing Anggaran Pendidikan Menuai Kritik

Must read

Bersiap ke Sekolah dengan Pembelajaran Tatap Muka

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas, direncanakan akan serentak dimulai pada Senin, 4 Oktober mendatang. Keputusan ini diambil Pemerintah...

Perubahan Status PDJT Tak Kunjung Disahkan, Kinerja Pansus Dipertanyakan

BogorOne.co.id | Kota Bogor - DPRD Kota Bogor hingga kini belum mengesahkan Peraturan Daerah tentang Perubahan Status Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) dari Badan Usaha...

Komisi IV Dukung Usulan Satu Tower Rusunawa Dijadikan Blok 1 RSUD

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Kemampuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) yang memberikan bantuan keuangan sebesar Rp20 miliar untuk Pembangunan RSUD mendapar sorotan...

Realisasi RTLH Jeblok, Disperumkim Berkilah Yang Verifikasi Adkesra

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Realisasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang merupakan janji kampanye Bima Arya dan Dedi A Rachim dengan target...

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Untuk penanganan covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor harus menggeser atau refocusing berbagai anggaran dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal itu dilakukan supaya penanganan wabah virus yang berasal dari Kota Wuhan China itu segera berakhir.

Saat ini Pemkot Bogor tengah merumuskan refocusing anggaran di Dinas Pendidikan. Namun hal itu mendapat kritik dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor.

Anggota Fraksi PPP DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri (ASB) menegaskan, bahwa anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) milik Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor jangan sampai digeser.

“DAU dari sektor pendidikan. Jangan sampai terkena dampak dari refocusing. Sebab, anggaran tersebut berisikan gaji untuk guru-guru,” kata ASB, Minggu (14/02/21).

Selain itu ASB juga ikut menyoroti pos anggaran DAU yang diperuntukkan bagi peningkatan kualitas guru-guru. Dimana setiap tahunnya ada anggaran untuk pendidikan bagi guru.

Sebab, jika menilisik APBD Tahun 2021 Kota Bogor, terdapat Rp380 miliar yang diperuntukkan bagi pembiayaan penyediaan gaji dan tunjangan ASN.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Fahrudin memastikan kalau anggaran DAU yang ditujukan untuk gaji guru, tidak akan direfocusing. “Untuk pos refocusing, kemungkinan akan dilakukan di pos anggaran belanja langsung,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor, Denny Mulyadi menyatakan, refocusing ini untuk mendukung program PPKM Mikro. Refocusing anggaran berasal dari dana transfer pusat, diantaranya DAU minimal 8 persen dan DID yang sudah dikucurkan ke pemerintah daerah minimal 30 persen.

“DAU dari pusat Rp 700 Miliar, kalau 8 persen berarti sekitar Rp 56 Miliar dan DID dari pusat Rp 50 Miliar, kalau 30 persen berarti Rp 15 Miliar. Refocusing ini kami anggarkan selama 3 bulan batas maksimalnya. Semoga tidak lebih dari dua bulan kondisi sudah normal lagi,” tandas Denny. (Fik | Gie)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article

Bersiap ke Sekolah dengan Pembelajaran Tatap Muka

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas, direncanakan akan serentak dimulai pada Senin, 4 Oktober mendatang. Keputusan ini diambil Pemerintah...

Perubahan Status PDJT Tak Kunjung Disahkan, Kinerja Pansus Dipertanyakan

BogorOne.co.id | Kota Bogor - DPRD Kota Bogor hingga kini belum mengesahkan Peraturan Daerah tentang Perubahan Status Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) dari Badan Usaha...

Komisi IV Dukung Usulan Satu Tower Rusunawa Dijadikan Blok 1 RSUD

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Kemampuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) yang memberikan bantuan keuangan sebesar Rp20 miliar untuk Pembangunan RSUD mendapar sorotan...

Realisasi RTLH Jeblok, Disperumkim Berkilah Yang Verifikasi Adkesra

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Realisasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang merupakan janji kampanye Bima Arya dan Dedi A Rachim dengan target...

RSUD Ciawi – BPJS Kesehatan Tingkatkan Perluasan Layanan Kesehatan

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi bersama BPJS Kesehatan berkomitmen  dalam meningkatkan kualitas layanan terhadap peserta Program Jaminan Kesehatan...