24 C
Bogor
Selasa, 22 Juni 2021

Sekolah Vokasi Pakuan dan KADIN Teken MOU, Kembangkan BUMDES Susukan

Must read

Puluhan ASN Positif Covid-19, Balai Kota Bogor di Lockdown

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang terpapar Covid-19, membuat petinggi di 'gedung putih'...

Komisi IV Desak Tambah Kapasitas Tempat Tidur di RS Rujukan Covid-19

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Meningkatnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bogor membuat kapasitas tempat tidur di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 hampir...

Jam Operasional Sektor Usaha Kembali Dibatasi, PHRI Kota Bogor ‘Pasrah’

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian mengeluarkan surat edaran untuk memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro yang mengubah jam...

Ingat! Mulai Besok, Pemkot Bogor Kembali Terapkan PPKM Skala Mikro

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menerapkan PPKM berskala mikro sesuai intruksi Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto mulai tanggal...

BogorOne.co.id | Bojonggede – Sekolah Vokasi Universitas Pakuan dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bogor bekerjasama dengan Desa Susukan, Kecamatan Bojonggede mengembangkan Bandan Usaha Milik Desa (BUMDES).

Kerjasama tersebut dipatenkan dengan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MOU) di Graha KADIN, Sabtu (05/06/21).

Penandatanganan MOU dilakukan oleh Ketaua KADIN Kabupaten Bogor, Yasfar Rizal dan Dekan Sekolah Vokasi Universitas Pakuan, Dr. Tjut Awaliyah Zuraiyah dan Kepala Desa Susukan, M. Irfan Syahrizal.

Penandtanganan di saksikan langsung oleh Sekretaris Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DMPD) Kabupaten Bogor, Agus Putrono.

Dalam sambutanyan Sekdis DPMD Kabupaten Bogor, Agus Putrono, SH, MH memberikan apresiasi penandatangan MOU antara KADIN Kabupaten Bogor dengan Sekolah Vokasi Universitas Pakuan untuk pengembangan BUMDES di Desa Susukan.

“Saya apresiasi menandatanganan kerjasama antara KADIN dan Sekolah Vokasi Pakuan untuk pengembangan BUMDES di Desa Susukan,” kata Agus.

Sekdis berharap melalui MOU tersebut selain mampu meningkatkan SDM pengelola BUMDES, juga melahirkan model BUMDES percontohan di Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan yang sama Ketua KADIN Kabupaten Bogor, Yasfar Rizal mengatakan pihaknya memiliki komitmen untuk menfasilitasi peningkatan ekonomi Desa melalui pembinaan UMKM Desa dan BUMDES.

Dia menuturkan, Kamar Dagang dan Industri menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 Tentang Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) adalah organisasi dunia usaha yang berfungsi sebagai wadah dan wahana komunikasi.

Selain itu juga sebagai fasilitas informasi, representasi, konsultasi, fasilitasi dan advokasi pengusaha Indonesia, antara para pengusaha Indonesia dan pemerintah, dan antara para pengusaha Indonesia dan Universitas.

Dijelaskannya, mengenai hal-hal yang berkaitan dengan masalah perdagangan, perindustrian dan jasa dalam arti luas yang mencakup seluruh kegiatan ekonomi.

“Semua itu dalam rangka membentuk iklim usaha yang bersih, transparan dan profesional, serta mewujudkan sinergi seluruh potensi ekonomi nasional berbasis Desa,” papar Yasfar lagi.

Sementara Dekan Sekolah Vokasi Universitas Pakuan, Dr. Tjut Awaliyah Zuraiyah, M.Kom mengatakan MOU ini merupakan komitmen untuk menjalankan fungsi Tri Darma Perguruan Tinggi Pendidikan, Pengabdian dan Penelitian.

Masih kata dia, bahwa dalam MOU ini, akan lebih fokus kepada program pembinaan desa dalam bentuk KKN Mahasiswa, Pendampingan Usaha Desa, Pelatihan Pelatihan serta peningkatan program pengabdian masyarakat.

Kepala Desa Susukan, M. Irfan Syahrizal  menuturkan, sangat mengapresiasi langkah kerjasama antara pihaknya dengan KADIN dan Sekolah Vokasi Universitas Pakuan.

“Saya berharap kerjasama ini bisa menggeliatkan potensi Desa di tengah-tengah warganya yang ingin mengembangkan desa tercinta.Tentunya tanpa dukungan masyarakat sekalian, desa kita takkan maju,” tandasnya. (Fry)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest article

Puluhan ASN Positif Covid-19, Balai Kota Bogor di Lockdown

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang terpapar Covid-19, membuat petinggi di 'gedung putih'...

Komisi IV Desak Tambah Kapasitas Tempat Tidur di RS Rujukan Covid-19

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Meningkatnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bogor membuat kapasitas tempat tidur di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 hampir...

Jam Operasional Sektor Usaha Kembali Dibatasi, PHRI Kota Bogor ‘Pasrah’

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian mengeluarkan surat edaran untuk memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro yang mengubah jam...

Ingat! Mulai Besok, Pemkot Bogor Kembali Terapkan PPKM Skala Mikro

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menerapkan PPKM berskala mikro sesuai intruksi Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto mulai tanggal...

RSUD Kota Bogor Targetkan Jadi Rumah Sakit Rujukan Regional

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor mentargetkan bisa meraih predikat menjadi Rumah Sakit (RS) Rujukan Regional dari Kementerian...