BogorOne.co.id | Kota Bogor – Proses pemilihan Direktur Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) terus menjadi sorotan banyak pihak. Lantaran, dari lima calon Direktur PDJT yang tersisa, minim kompetensi tentang transportasi.
Ketua Jaringan Advokasi Masyarakat Pakuan Padjajaran, Shaleh Nurangga mengatakan bahwa saat ini PDJT membutuhkan penanganan yang lebih serius agar dapat bangkit dari keterpurukan.
Untuk itu, pihaknya meminta agar adanya kesempatan untuk mendaftar bagi figur yang dapat membenahi PDJT.
“Apabila calon hasil seleksi tidak sesuai dengan yang diharapkan, ya lebih baik dianulir seleksi,” ujar Shaleh, Selasa (16/11/21).
Menurut Shaleh, Pemkot Bogor tak boleh mengulang kesalahan terdahulu, yang mengakibatkan PDJT terpuruk seperti saat ini, hingga tersandung kasus pengelolaan anggaran. “Jangan asal tunjuk lagi, jangan sampai permasalahan PDJT terulang lagi,” ucapnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pengawasan terhadap proses seleksi pansel direktur PDJT.
Dia menegaskan, hasil seleksi tersebut harus bisa membawa PDJT yang saat ini sedang mengoperasikan Biskita Transpakuan bisa lebih mumpuni untuk bisa menghasilkan layanan prima bagi masyarakat.
“Ya, Direksi harus memahami seutuhnya dunia transportasi, supaya bisa membawa PDJT lebih baik dalam memberi pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Sebelumnya, Sebelumnya, sebanyak lima peserta seleksi calon direktur Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) periode 2021-2025 lolos seleksi. Sementara 17 peserta lainnya gugur.
Kelima calon direktur yang dinyatakan lolos adalah Avisurjo Satyodwipo, Estu Suherman, Indra Wahyu Setiawan, Lies Permana Lestari, Rachma Nissa Fadliya.
“Ya, sekarang sudah masuk seleksi tahap dua yakni uji kelayakan dan kepatutan,” ujar Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Dody Ahdiat kepada wartawan.
Kata dia, pada Selasa (9/11/21), peserta mengikuti ujian tertulis dan penulisan makalah yang dilakukan di Gedung IBI Kesatuan Jalan Rangga Gading, Kota Bogor.
Sedangkan pada Selasa (16/11/21) mendatang dijadwalkan untuk mengikuti presentasi makalah dan wawancara di Gedung Pasabean Naraya Balaikota Bogor. “Tapi waktu dan tempat masih bisa berubah,” ucap Dody.
Ia menjelaskan, seleksi Calon Direktur PDJT periode 2021-2026 dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan tim tim pansel. Sehingga tidak perpanjangan waktu yang diberikan oleh pansel. (Fry)























Discussion about this post