BogorOne.co.id | Jakarta – Tea Blending merupakan seni dan cara menyajikan teh dengan mencampurkan berbagai jenis teh, bunga, rempah dan aneka herbal agar dapat dinikmati oleh konsumen.
Menariknya, dari sisi para peracik teh dapat memberikan nilai dan juga simbol dalam memaknai teh berdasarkan aroma, rasa, makna lagu, film, hingga tempat.
Melansir Argomedia, simbolisasi teh sesuai suasana hati bahkan intuisi dan setidaknya tiga alasan penting mengapa tea blending sangat digemari, bahkan di kalangan milenial.
Bagi milenial, aroma dan juga rasa dari tea blending menjadi alasan untuk dipilih karena nikmat. Sementara itu, ada pula kalangan penikmat teh yang bertujuan untuk terapi dan kesehatan atau alasan terakhir, tea blending mudah dibuat oleh siapa saja.
Buah, bunga, herbal dan rempah yang biasa untuk dikonsumsi dapat dijadikan untuk bahan campuran tea blend. Perlu diingat, ada prasyarat untuk teknik mencampurkannya.
Ratna Somantri, trainer dan tea master berpengalaman membagikan pengetahuan dan ilmu praktisnya dalam buku Tea Blending yakni teknik mencampurkan teh untuk penyajian skala rumahan hingga peluang masuk ke market place teh.
Sudah pasti, soal rasa yang akan dihasilkan dari tea blending unik dan subyektif. Namun, ada satu hal yang tetap perlu dijaga yakni soal aroma dan rasa, yaitu konsistensi dari rasa dan menutup kekurangan-kekurangan campuran dari bahan.(Ir-v)
























Discussion about this post