• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Jumat, Juli 17, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home WISATA

Wuiih Unik! Suku Hadzabe Tanzania, Miliki Nama Tersulit Diucapkan

Redaksi by Redaksi
11 April 2023
in WISATA
0
Wuiih Unik! Suku Hadzabe Tanzania, Miliki Nama Tersulit Diucapkan

Suku Hadza di Tanzania, yang juga dikenal dengan nama Suku Hadzabe, merupakan sekelompok etnis asli yang ditemukan di Tanzania utara.(alex/BogorOne.co.id)

320
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Tanzania – Suku Hadza di Tanzania, dikenal juga dengan nama Suku Hadzabe, merupakan sekelompok etnis asli yang ditemukan di Tanzania utara.

Lokasi suku Hadza awalnya di daerah Danau Eyasi tapi mereka juga dapat ditemukan di Dataran Tinggi Serengeti yang berdekatan.

Pada 2015, antara 1.200 dan 1.300 orang suku Hadza Afrika tinggal di Tanzania dan meskipun hanya sekitar 400 suku Hadza yang masih bertahan hidup dengan cara mencari makan secara tradisional, yakni berburu.

Selain itu, tradisi kehidupan suku Hadza pada umumnya terancam perambahan penggembala serta meningkatnya dampak dari pariwisata, secara genetik suku Hadza di Tanzania ini tidak memiliki keterkaitan yang erat dengan kelompok etnis lain.

BERITA LAINNYA

Buka Luwur

Ribuan Warga Serbu Gunungan Hasil Bumi di Buka Luwur Boyolali, Tradisi Ngala Berkah Tetap Hidup

16 Juli 2026
Kitapak Sunda Musik Ubah Seniman Tradisi Jadi Kreator Digital yang Mendunia

Kitapak Sunda Musik Ubah Seniman Tradisi Jadi Kreator Digital yang Mendunia

13 Juli 2026
Mangut Lele

Mencicipi Mangut Lele Khas Kulonprogo di Tengah Sawah Menoreh

11 Juli 2026
Praktik pungutan liar

Pungli di Puncak Dinilai Ancam Keberlangsungan Pariwisata

8 Juli 2026

Diketahui hingga saat ini, suku ini tetap mempertahankan cara hidup tradisional mereka yakni mencari makan dengan cara berburu.

Tinggal di bawah atap yang sama selama 100 tahun dan tidak ada perubahan, bahkan kalau pun ada perubahan dalam 10.000 itu hanya sedikit, tidak banyak.

Selain baju adat, hal pertama yang menarik perhatian publik adalah bahasa dari suku Hadza itu sendiri, yang disebut dengan Hadzane.

Bahasa Hadzane ini dianggap sebagai bahasa yang mengisolasi karena sangat berbeda dan benar-benar tidak memiliki kemiripan atau kesamaan dengan bahasa lain.

Bahasa Hadzane sepenuhnya merupakan bahasa lisan dan ciri khas bahasanya yang menonjol adalah memiliki bunyi klik dan letupan, hal inilah yang menjadikan Bahasa Hadzane pernah dikelompokkan sebagai Bahasa Khoisan.

Pengucapan nama di Suku Hadzabe terkenal sangat sulit. Bagaimana tidak, nggak cuma adanya bunyi klik dan letupan, tapi juga ejaan yang sangat sulit untuk dibaca dan juga diucapkan.

Fakta ini sempat diunggah dalam salah satu akun Instagram fyifact. Dalam video yang diunggahnya itu memperlihatkan seorang warga negara asing yang berkunjung dan mencoba untuk ngajak ngobrol mereka.

WNA itu menanyakan nama dari masing-masing pemuda Suku Hadzabe dan mereka pun menyebutkan namanya, susah untuk menirukannya karena sangat unik dan pastinya belum pernah ada nama seperti itu di suku lainnya.

Beberapa ahli bahasa menjelaskan bahwa suara klik adalah cara bagi orang-orang Suku Hadza untuk berkomunikasi satu sama lain saat mereka berburu.

Suara klik ini dianggap tidak begitu dapat mempengaruhi hewan dibandingkan dengan suara manusia, yang cenderung menakuti satwa liar.

Hal ini lah yang menjadikan perburuan Suku Hadza lebih mudah dibandingkan perburuan biasanya, apalagi alat yang digunakannya tradisional sekali yaitu panah dan tombak.

Menurut UNESCO, Bahasa Hadza rentan tapi tidak terancam punah karena masih banyak anak-anak yang mempelajarinya, meski untuk penggunaannya terbatas pada kehidupan tertentu, misalnya ketika di rumah.

Bahasa Hadza juga dianggap sebagai faktor terpenting dalam mengetahui siapa yang merupakan bagian kelompok etnis Hadzabe dan siapa yang bukan.

Dalam beberapa tahun terakhir banyak juga suku Hadza telah mempelajari Kiswahili, bahasa nasional Tanzania, sebagai bahasa kedua.(Ir-v)

Tags: DiucapkanHadzabeMilikiNamaSukuTanzaniaTersulitUnik

Related Posts

Buka Luwur
BUDAYA

Ribuan Warga Serbu Gunungan Hasil Bumi di Buka Luwur Boyolali, Tradisi Ngala Berkah Tetap Hidup

16 Juli 2026
Kitapak Sunda Musik Ubah Seniman Tradisi Jadi Kreator Digital yang Mendunia
BOGOR RAYA

Kitapak Sunda Musik Ubah Seniman Tradisi Jadi Kreator Digital yang Mendunia

13 Juli 2026
Mangut Lele
WISATA

Mencicipi Mangut Lele Khas Kulonprogo di Tengah Sawah Menoreh

11 Juli 2026
Praktik pungutan liar
BOGOR RAYA

Pungli di Puncak Dinilai Ancam Keberlangsungan Pariwisata

8 Juli 2026
Sedekah Bumi
WISATA

Sedekah Bumi di Cijeruk Angkat Tradisi dan Kebersamaan Warga

7 Juli 2026
Bendungan Cibalok
BOGOR RAYA

Bendungan Cibalok Jadi Tempat Favorit Bermain Saat Libur Sekolah

7 Juli 2026
Next Post
Sarpam Tullal, Tarian Unik dan Misterius untuk Tenangkan Dewa Ular

Sarpam Tullal, Tarian Unik dan Misterius untuk Tenangkan Dewa Ular

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Kecelakaan Maut Truk Pertamina, Renggut Nyawa 10 Orang

Kecelakaan Maut Truk Pertamina, Renggut Nyawa 10 Orang

18 Juli 2022
Sebut Para Pejuang Lingkungan, Warga Kluster Besakih Sentul City Beri Apresiasi

Sebut Para Pejuang Lingkungan, Warga Kluster Besakih Sentul City Beri Apresiasi

11 Mei 2021
Kawasan Tanpa Rokok

Kawasan Tanpa Rokok Jadi Prioritas Pengawasan, Pemkot Bogor Lakukan Sidak Rutin

6 Desember 2025
Satpol PP Musnahkan 1.845 Botol Miras Hasil Razia

Satpol PP Musnahkan 1.845 Botol Miras Hasil Razia

8 Juni 2023

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In