• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, September 12, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home POLITIK

Pengamat Nilai “Rusli” Paling Ideal Untuk Pasangan Dedie Rachim

Redaksi by Redaksi
29 Juli 2024
in POLITIK
0
Pengamat Nilai “Rusli” Paling Ideal Untuk Pasangan Dedie Rachim
379
SHARES
425
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Direktur Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus), Yusfitriadi menyebut bahwa kabar Bima Arya yang ‘mengintervensi’ Dedie A Rachim untuk memasangkannya dengan Rena Da Frina akan menimbulkan konflik dalam Koalisi Bogor Maju (KBM).

“Kalau dipaksakan Dedie dengan Rena akan menimbulkan kemarahan dari Golkar, Demokrat hingga Gerindra. Kendati Gerindra belum bergabung dengan KBM,” ungkap Yusfitriadi Senin 29 Juli 2024.

Menurut Yus, kemarahan yang dimaksud, bisa saja membuat partai politik yang tergabung dalam KBM keluar. Di antaranya Golkar, apabila hal itu terjadi, maka Dedie A Rachim terancam tak bisa maju dalam kontestasi lima tahunan itu.

“Kalau tidak ‘diberesin’ partai KBM oleh Rena akan terjadi konflik. Bahkan Dedie bisa tidak nyalon karena PAN 5 kursi, Demokrat 3 kursi, dan PSI 1 kursi, jelas jumlahnya kurang,” ucapnya.

BERITA LAINNYA

karhutla

Puan Minta Lahan Bekas Karhutla yang Jadi Kebun Sawit Diselidiki

10 September 2026
Rudal Supersonik

Iran Siapkan Rudal Supersonik, Kapal Perang AS Jadi Sasaran?

3 September 2026
Pemilu 2029

KPU Ingatkan Regulasi Pemilu 2029 Jangan Dibahas Terburu-buru

2 September 2026
perampasan aset

DPR Tahan Draf RUU Perampasan Aset, Tunggu Pembahasan Timus-Timsin

2 September 2026

Dia menjelaskan, sebenarnya Dedie A Rachim mempunyai opsi yang jelas untuk urusan calon wakil wali kota. Yakni, Rusli Prihatevy dan Jenal Mutaqin.

“Ada dua sosok untuk wakil Dedie. Ada Rusli dan Jenal, walaupun Gerindra belum masuk dalam KBM,” tegasnya.

Lebih lanjut, kata Yus, kalau kemudian Rena Da Frina dipaksakan untuk mendampingi Dedie Rachim sesuai dengan kabar yang berhembus, maka hal itu bisa ‘membahayakan’ Dedie Rachim.

“Kalau kemudian kabar Rena disetting Bima itu benar, dan Rena menurut karena Bima dianggap bisa komunikasi dengan elit, tapi berujung PHP. Ini akan membahayakan Dedie,” katanya.

Yus menilai bahwa apabila Rena benar serius maju dalam Pilkada Kota Bogor, maka Kepala Dinas PUPR Kota Bogor itu lebih pas berpasangan dengan Dokter Rayendra.

“Namun konsekuensinya bisa merusak Bima di Pilgub Jabar karena menaruh orang di koalisi yang salah. Memang ini seperti buah simalakama,” katanya.

Lebih lanjut, kata Yus, berhembusnya isu Rena sebagai ‘bidak catur’ Bima Arya dilandasi beberapa hal. Di antaranya adalah kejumawaan Dedie Rachim lantaran elektabilitas yang nyaris tidak tergeser dengan menduduki puncak elektabikitas.

Bahkan, sambungnya, cenderung naik, maka elektabilitas calon wakil wali kota bukan hal yang penting bagi Dedie Rachim.

“Karena jika benar Rena disetting bima untuk menjadi calon wakil Dedie Rachim, sampai saat ini rena tidak memiliki elektabilitas yang cukup dibanding figur-figur yang lain,” jelasnya.

Kedua, kata Yus, hal itu berpotensi jebakan, sebab Rena bukan siapa-siapa dalam dinamika politik, dibanding sosok-sosok lain yang sudah berproses panjang menatap Pilkada 2024 ini.

Terkecuali, kata dia, pendekatan yang digunakan oleh Dedie dan Rena menggunakan pendekatan politik transaksional.

“Sangat mungkin seluruh partai di KBM akan menyetujui Rena menjadi pendamping Sedie Rachim dan meninggalkan Rusli. Namun, hingga kini Rena belum ada elektabilitasnya sama sekali,” ucapnya.

Terlepas dari itu, sambungnya, ada kemungkinan isu ini terus dikembangkan oleh lawan politik Dedie Rachim dalam rangka mengganggu soliditas KBM.

“Jika benar Rena merupakan settingan Bima, maka wajar ketiga publik dan elit politik dari pusat sampai struktur paling bawah, terutama elit politik yang tergabung dalam KIM di tingkat pusat dan KBM di tingkat kabupaten bogor, menganggap Bima adalah pengganggu soliditas KIM dan KBM,” katanya

“Jika stigma ini yang terjadi, bisa jadi menjadi batu sandungan Bima untuk mendapat rekomendasi dari partai-partai yang tergabung dalam KIM dalam menjadi calon gubernur atau wakil gubernur Jawa Barat,” katanya.

Namun, Yusfitriadi meyakini DPP partai apapun akan melihat secara obyektif dan dengan pertimbangan yang cermat dalam memberikan rekomendasi kepada pasangan calon dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota. (*)

Tags: Dedie A RachimM. Rusli PrihatevyPilwalkot Bogor 2024

Related Posts

karhutla
POLITIK

Puan Minta Lahan Bekas Karhutla yang Jadi Kebun Sawit Diselidiki

10 September 2026
Rudal Supersonik
POLITIK

Iran Siapkan Rudal Supersonik, Kapal Perang AS Jadi Sasaran?

3 September 2026
Pemilu 2029
POLITIK

KPU Ingatkan Regulasi Pemilu 2029 Jangan Dibahas Terburu-buru

2 September 2026
perampasan aset
POLITIK

DPR Tahan Draf RUU Perampasan Aset, Tunggu Pembahasan Timus-Timsin

2 September 2026
Selat Hormuz
POLITIK

AS Pertimbangkan Serangan Terbatas ke Iran, Ketegangan di Selat Hormuz Memanas

1 September 2026
Bahar bin Smith
POLITIK

Bahar bin Smith Siap Kawal Kasus Kematian Korban Penganiayaan Demo 27 Agustus

29 Agustus 2026
Next Post
Sahabat Rena Gencar Sosialisasi di ‘Darat’ dan ‘Udara’

Sahabat Rena Gencar Sosialisasi di 'Darat' dan 'Udara'

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Satu Kecamatan Satu Hutan Kota

Pemkab Bogor Matangkan Program Satu Kecamatan Satu Hutan Kota

14 Desember 2025
Tangani Covid-19, Kelurahan Cimahpar Bangun Pusat Isolasi Berbasis Masyarakat

Tangani Covid-19, Kelurahan Cimahpar Bangun Pusat Isolasi Berbasis Masyarakat

30 Juni 2021
rantis Brimob

Keluarga Ojol Korban Rantis Brimob Tuntut Keadilan Maksimal

29 Agustus 2025
Dukung Swasembada Pangan Nasional, Polbangtan Kementan Gerakan Tanam Bersama di Batanghari

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Polbangtan Kementan Gerakan Tanam Bersama di Batanghari

31 Agustus 2026

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In