BogorOne.co.id | Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan pemerintah menyiapkan pendampingan khusus bagi korban serta keluarga terdampak kecelakaan kereta api di Bekasi. Bantuan yang disiapkan meliputi layanan medis, pemulihan trauma, hingga program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga korban.
Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengatakan Kementerian Sosial akan hadir mendampingi keluarga yang kehilangan anggota keluarga maupun korban selamat. Menurut dia, dukungan tidak berhenti pada bantuan darurat, tetapi juga mencakup pemulihan psikologis.
“Kami akan memberikan pendampingan, baik secara medis maupun trauma healing, terutama bagi anak-anak dan keluarga yang ditinggalkan,” kata Gus Ipul saat kunjungan kerja di Kabupaten Tegal, Sabtu, 2 Mei 2026.
Selain santunan kematian dan bantuan kebutuhan mendesak, Kemensos sedang mendata kebutuhan lanjutan para ahli waris. Pemerintah, kata dia, ingin memastikan keluarga yang kehilangan pencari nafkah tetap memiliki penopang ekonomi.
Untuk itu, Kemensos menyiapkan bantuan modal usaha dan pelatihan keterampilan bagi keluarga terdampak. Program tersebut ditujukan agar keluarga korban dapat kembali mandiri secara ekonomi.
“Bantuan ini akan diwujudkan agar keluarga yang terdampak tetap memiliki kemandirian ekonomi ke depannya. Mereka tidak hanya menerima bantuan sesaat, tapi dibekali kemampuan untuk bangkit kembali,” ujar dia.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post