24 C
Bogor
Selasa, 22 Juni 2021

Baznas Salurkan Bantuan Program Paket Senyum dan Tunjangan Guru Ngaji

Must read

Puluhan ASN Positif Covid-19, Balai Kota Bogor di Lockdown

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang terpapar Covid-19, membuat petinggi di 'gedung putih'...

Komisi IV Desak Tambah Kapasitas Tempat Tidur di RS Rujukan Covid-19

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Meningkatnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bogor membuat kapasitas tempat tidur di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 hampir...

Jam Operasional Sektor Usaha Kembali Dibatasi, PHRI Kota Bogor ‘Pasrah’

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian mengeluarkan surat edaran untuk memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro yang mengubah jam...

Ingat! Mulai Besok, Pemkot Bogor Kembali Terapkan PPKM Skala Mikro

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menerapkan PPKM berskala mikro sesuai intruksi Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto mulai tanggal...

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bogor di bulan Juni 2021 menyalurkan bantuan untuk masyarakat yang kurang mampu (mustahik) berupa Program Paket Senyum (Sembako Nyampe rumah) dengan total anggaran sebesar Rp 156.000.000.

Program ini adalah program ekonomi bagi para Lansia yang umurnya 60 tahun lebih yang tersebar di enam kecamatan di Kota Bogor.

“Ada sebanyak 300 Lansia yang tiap bulannya dibantu oleh BAZNAS Kota Bogor. Sedangkan program lainnya adalah Program tunjangan Guru Ngaji total anggarannya Rp 150.000.000 yang diberikan tiap 6 bulan dimana perbulannya 100.000 per guru ngaji,” ucap Wakil Ketua Pendistribusian Pendayagunaan Baznas Kota Bogor, Rusli Saimun, Kamis (10/6/2021).

Menurut Rusli, ada sekitar 250 guru ngaji yang terdaftar di Baznas Kota Bogor. Kriteria guru ngaji yang mendapat tunjangan dari Baznas Kota Bogor yakni yang tidak terdaftar guru ngaji di Pemkot Bogor, mempunyai minimal 20 santri, tidak memiliki penghasilan atau penghasilannya sangat kurang.

“Mereka kita beri tunjangan per 6 bulan. Program ini sebenarnya menunjang program guru ngaji yang dilaksanakan Pemkot Bogor, karena banyak guru ngaji yang belum tercover oleh Pemkot Bogor, maka Baznas yang mengcovernya,” pungkasnya. (Fik)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest article

Puluhan ASN Positif Covid-19, Balai Kota Bogor di Lockdown

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang terpapar Covid-19, membuat petinggi di 'gedung putih'...

Komisi IV Desak Tambah Kapasitas Tempat Tidur di RS Rujukan Covid-19

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Meningkatnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bogor membuat kapasitas tempat tidur di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 hampir...

Jam Operasional Sektor Usaha Kembali Dibatasi, PHRI Kota Bogor ‘Pasrah’

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian mengeluarkan surat edaran untuk memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro yang mengubah jam...

Ingat! Mulai Besok, Pemkot Bogor Kembali Terapkan PPKM Skala Mikro

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menerapkan PPKM berskala mikro sesuai intruksi Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto mulai tanggal...

RSUD Kota Bogor Targetkan Jadi Rumah Sakit Rujukan Regional

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor mentargetkan bisa meraih predikat menjadi Rumah Sakit (RS) Rujukan Regional dari Kementerian...