BogorOne.co.id | Jakarta – Di era digital ini, mungkin sulit untuk menyadari terkadang terlalu banyak membagikan kehidupan pribadi. Entah itu makanan yang dimakan, pencapaian, hubungan, kepemilikan barang, hingga pikiran dan emosi.
Membagikan terlalu banyak informasi pribadi ternyata justru mempersulit membangun hubungan yang tulus. Ada berbagai pemicu yang menyebabkan seseorang membagikan terlalu banyak informasi atau oversharing.
Entah karena menjadi cara yang umum untuk berkomunikasi, kecemasan atau juga karena berusaha menghindari kesunyian. Setelah mengetahui situasi yang paling sering membuat oversharing, maka bisa mulai menghindari pemicunya.
Simak saja yuk, cara membatasi obrolan tentang kehidupan pribadi seperti dilansir Science of People berikut ini;
Salah satu cara tercepat untuk berhenti membicarakan kehidupan pribadi adalah dengan mengajukan pertanyaan kepada orang lain. Hal ini memberikan orang lain kesempatan untuk berbicara tentang dirinya.
Selain itu juga bisa mengenal orang lain lebih baik dan menunjukkan kepedulian dengan orang lain, tanpa memaksa orang lain untuk terbuka juga.
Sebelum menjawab pertanyaan, pikirkan apakah ucapan itu akan relevan, menarik, atau juga bermanfaat bagi orang lain karena keterbukaan memang bisa juga membantu membangun hubungan, tetapi terlalu banyak bicara juga bisa menghambat hubungan.
Jika khawatir akan membagikan informasi secara berlebihan melalui pesan yang sedang dijawab, tunggu selama satu jam. Lalu, baca kembali pesan tersebut dengan pikiran jernih atau bisa juga meminta pendapat ke orang terdekat sebelum mengirim pesan itu.
Jika merasa percakapan mengarah ke topik yang tidak ingin dibagikan terlalu banyak, segera alihkan percakapan ke topik lain atau bisa melakukannya dengan sedikit humor atau dengan mengajukan pertanyaan. Humor ringan bisa jadi cara yang sangat tepat untuk meringankan percakapan yang mulai serius.
Jika mengalami sesuatu yang sulit seperti putus cinta, tidak perlu memberitahu semua orang. Saat orang lain sebenarnya hanya ingin mengetahui kehidupan pribadi, coba ajukan pertanyaan yang bisa mengalihkan topik pembicaraan. Tidak semua orang perlu mengetahui apa yang dialami dalam hidup.(Ir-v)
























Discussion about this post