BogorOne.co.id | Kota Bogor – Berbagai cara dilakukan untuk memancing warga agar mengikuti vaksin tahap tiga atau booster, seperti yang dilakukan Perumda Tirta Pakuan, Selasa (12/04/22).
Seperti diketahui bahwa perusahaan plat merah itu gelar vaksinasi booster di empat kelurahan seperti di Genteng, Bojongkerta, Kertamaya dan Cipaku.
Uniknya, bagi warga yang ikut Vaksinasi maka pulangnya diberi minyak goreng (migor, red) kemasan dengan diskon nyaris 50 persen, dimana per liternya hanya dibanderol Rp15 ribu saja.
“Warga yang sudah divaksin booster di lokasi yang sudah Tirta Pakuan siapkan, akan mendapatkan kupon untuk bisa membeli migor kemasan yang biasanya per liter mencapai Rp25 ribu atau Rp28 ribu. Namun, disini warga cukup membayar Rp15 ribu saja per liternya dengan migor merk Fortune,” jelas Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira
Masih kata Rino, kegiatan dimulai sejak Senin (11/04/22). Sementara, dipilih empat kelurahan dulu yang ada di Kecamatan Bogor Selatan.
“Per hari, kita siapkan 100 kupon untuk warga. Dan Alhamdulillah, antusias warga sangat tinggi sehingga bukan tidak mungkin kuota kupon bisa kita tambah jika terus membludak,” jelasnya
Dijelaskannya, bahea kegiatan tersebut juga bekerjasama dengan PKK sehingga selain migor yang disiapkan Tirta Pakuan, maka warga juga memperoleh secara cuma-cuma telor serta sayuran.
“Mudah-mudahan, migor serta sembako lainnya ini bisa membantu warga untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari, terlebih harga bahan pokok saat ini mulai merangkak naik,” terangnya.
Terlihat, di lokasi vaksinasi dosis ketiga, tidak terlihat antrean atau kerumunan. Selain tempat dan lokasi vaksinasi yang luas, penyelenggara juga menempatkan banyak personil sehingga proses vaksinasi tidak sampai menunggu lama, apalagi terjadi antrean panjang.
“Nyaman juga vaksin di tempat yang diselenggarakan Perumda Tirta Pakuan ini. Kemudian, enaknya lagi setelah disuntik vaksin, dapat minyak goreng kemasan yang diskonnya besar,” aku Wati Widowati (37), seorang warga Kelurahan Genteng. (Fry)























Discussion about this post