30.4 C
Bogor
Kamis, 19 Mei 2022

Kini! Ridwan Kamil Dapat Sinyal Dari PAN Untuk Maju Pilpres 2024

Must read

Waspadai Hepatitis Akut, Tingkatkan PHBS dan Galakan Germas

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Memasuki Mei 2022, masyarakat dunia kembali menghadapi ancaman wabah global. Kali ini ancaman itu berupa hepatitis akut misterius (Acute...

Pemeriksaan Pajak Daerah

BogorOne.co.id - Kota Bogor | Sistem pemungutan Pajak Daerah terdiri dari 2 sistem yaitu SELF ASSESMENT dan OFFICE ASSESMENT: Self Assesment adalah merupakan mekanisme pemenuhan...

Meneguhkan Komitmen Kebangsaan, Rizqi Fathul Hakim Lantik Pengurus INSPIRA Banten

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Pengurus Badan Koordinasi (BADKO) Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (INSPIRA) Banten Periode 2022-2025 telah resmi dilantik. Pelantikan tersebut dipimpin oleh Ketua...

Budidaya Ikan Sistim Bioflok Lebih Menguntungkan

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Seiring dengan metode budidaya ikan terus berkembang. Sejumlah inovasi terus digulirkan, salah satunya budidaya ikan dengan sistem bioflok.  Hal...

BogorOne.co.id | Bandung – Setelah datang tawaran bergabung di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), kini Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil kembali mendapat sinyal dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Waketum PAN, Viva Yoga Mauladi menyambut baik kesiapan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK) untuk maju dalam pemilihan Presiden 2024.

“Kang Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat di beberapa hasil lembaga survei memiliki popularitas dan elektabilitas yang cukup bagus untuk berkompetisi di Pilpres 2024 ini menjadi modal untuk Kang Emil untuk berkiprah dalam proses politik selanjutnya,” ujar Viva Yoga di Kota Bogor, akhir pekan lalu.

Menurutnya Ridwan Kamil dan PAN telah memiliki kedekatan hingga kecocokan visi-misi. Dan PAN pun telah menganggap RK sudah seperti keluarga sendiri.

“Menurut saya Kang Emil itu rasanya at home apabila berada di lingkungan PAN karena kita sudah anggap sebagai saudara sendiri,” ungkapnya.

Kemudian, di tempat yang sama, Wakil Ketua Umum DPP PAN Bima Arya menyebut, partainya melirik empat tokoh eksternal untuk pemilihan presiden 2024.

Keempat tokoh itu hadir dalam Workshop Nasional PAN di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali awal pekan lalu. Mereka adalah Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Bima mengungkapkan, partainya tertarik kepada keempat tokoh tersebut lantaran menduduki puncak hasil survei pilpres. “Mereka yang diambil ini kan karena menduduki puncak survei-survei Pilpres 2024,” ujar Bima.

Pria yang juga menjabat sebagai Wali Kota Bogor itu menyebut Ridwan Kamil mempunyai kans dalam Pilpres 2024 menggantikan Jokowi. Dia menyebut, Emil bisa mewakili generasi X dalam memimpin Indonesia yang notabene pada 2024 diisi 50 persen generasi millenial dan Z usia kisaran 18 hingga 40 tahun.

“Jadi artinya lebih dari 50 persen adalah anak-anak muda dibawah 40 tahun, yang harus kita hitung dan harus kita siapkan karena mereka sekarang sedang mentas dan nanti demografi adalah panggung mereka,” kata Bima.

Berdasarkan representasi itulah, Bima juga menginginkan agar Ridwan Kamil dapat memimpin Indonesia ke depan. “Tahun 2024, Insya Allah kita doakan pak gubernur sebagai salah satu representasi dari generasi X yang insyaallah akan memimpin bangsa Indonesia kedepan yang saat ini kita doakan juga pak gubernur sukses mengemban amanah hingga di ujung nanti,” terangnya.

“Saya pribadi menilai kang Emil adalah yang terbaik dari pilihan yang ada. pengalaman yang panjang di pemerintahan , punya kecakapan dalam manajemen pembangunan dan wawasan kebangsaan yang kuat. kurangnya hanya satu, belum menjadi bagian dari partai politik,” sambung dia.

Sampai sejauh ini, Bima mengatakan, PAN pun masih terbuka menjalin komunikasi dengan partai lain dalam menentukan calon yang tepat dalam pertarungan politik tersebut.

Bima juga menyampaikan partai berlambang matahari putih itu memiliki tokoh internal yang dijagokan untuk Pilpres 2024, yakni ketua umumnya Zulkifli Hasan, Ketua Dewan Kehormatan PAN Soetrisno Bachir yang saat ini masih mengisi kepemimpinan nasional.

“Tentu pada saatnya PAN akan menentukan, bisa salah satu dari mereka atau bahkan di luar dari mereka, masih panjang, ” katanya.

Dalam simulasi koalisi parpol yang dilakukan oleh lembaga Politika Research and Consulting (PRC), Ridwan Kamil menjadi tokoh yang paling diterima untuk menjadi calon presiden (capres) dalam semua poros koalisi partai politik kemungkinan terbentuk pada Pilpres 2024.

Sebelumnya, survei simulasi yang dirilis lembaga Politica Research and Consulting (PRC) dan Parameter Politik Indonesia (PPI) menempatkan paslon Ganjar-RK unggul elektabilitas 32,1 persen. Sedangkan, Prabowo-Puan di posisi kedua dengan 25,7 persen, dan Anies-AHY 23,7 persen.

Sekadar tambahan, ini deretan partai politik yang sudah siap atau yang memberikan sinyal dukungan kepada Ridwan Kamil.

1. PKB

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan partainya membuka pintu lebar untuk Ridwan Kamil bergabung. Bagi PKB, prinsipnya pemikiran Ridwan Kamil searah dengan cita-cita PKB.

“Meskipun masih memikul amanat sebagai gubernur Jabar. Mangga kang kalau mau gabung PKB, pintu PKB terbuka kok yang penting selaras dengan cita-cita dan aturan di PKB,” katanya.

Jazilul menyebutkan selama ini PKB Jawa Barat sudah membangun komunikasi yang intensif dengan Ridwan Kamil, bahkan sejak dia maju menjadi calon gubernur.

Tetapi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar juga dicalonkan untuk maju ke ajang pilpres, menurut Jazilul “janur kuning belum melengkung, silakan saja,” ungkapnya.

2. PKS

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyebut partainya memiliki kedekatan dengan Ridwan Kamil. Apakah berarti PKS akan mendukung Ridwan Kamil maju ke pemilu presiden, Mardani mengatakan partainya selalu berkomunikasi dengan berbagai pihak.

PKS mengapresiasi keberanian Ridwan Kamil menyatakan secara terbuka maju ke pemilu presiden dan wakil presiden.

3. PAN

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga juga mengatakan partainya, khususnya Zulkifli Hasan, dekat dengan Ridwan Kamil. “Ketua Umum PAN Bang Zulkifli Hasan dan Kang Emil adalah sohib dekat, teman dekat sejak lama. Makanya bagi PAN, Kang Emil kita anggap bukan orang lain, tetapi sudah menjadi saudara sendiri,” kata Viva.

4. PPP

Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani dengan senang hati menyambut Ridwan Kamil jika bersedia bergabung ke PPP. “PPP membuka pintu lebar untuk Kang Emil bergabung. Insya Allah kalau di PPP orang dengan kapasitas seperti Kang Emil akan langsung menjadi elit partai dan tidak banyak berkompetisi dengan kader-kader PPP lain,” kata Arsul.

Arsul memuji Ridwan Kamil sebagai seorang figur intelektual. “Ini bisa dibandingkan dengan partai-partai lain yang orang-orang dengan background seperti itu sudah banyak sehingga harus terjadi kompetisi internal yang ketat lebih dulu untuk bisa tampil yang di depan dan menjadi ‘primus interpares,” katanya.

“RK pernah kami undang di Munas Alim Ulama PPP di Semarang 3 bulan lalu, artinya dia termasuk yang diamati PPP,” ujarnya.

Kendati masuk radar pengamatan, Arsul mengatakan bahwa PPP suara dan kursinya jauh dari syarat minimal pencalonan. Tidak bisa menyatakan secara tegas untuk mencalonkan tokoh tertentu dalam Pilpres 2024. “Maka ya tentu kami harus terus berkomunikasi dengan parpol-parpol lain untuk menjajaki koalisi Pilpres nanti,” katanya.

5. PDIP

Pengamat politik M Jamiludin Ritonga menilai PDIP melirik Ridwan Kamil sebagai calonnya di Pilpres 2024. Penilaian pengamat politik dari Universitas Esa Unggul itu didasarkan pada lokasi dimana Ridwan Kamil menyatakan diri siap maju di Pilpres 2024, yakni saat di Bali.

Bali sendiri saat ini jadi basis massa suara PDI Perjuangan di ajang pemilu. Jamiluddin melihat, kemungkinan PDIP melirik Ridwan Kamil sebagai calon wakil presiden (cawapres), berduet dengan Puan Maharani sebagai capres.

“Ada kemungkinan Ridwan akan berduet dengan Puan Maharani. Hanya saja peluangnya untuk cawapresnya Puan,” ujarnya. Kata dia, deklarasi Ridwan Kamil di awal 2022 menguntungkan karena Gubernur Jabar itu punya waktu panjang untuk meningkatkan elektabilitas.

“Jadi, Ridwan Kamil akan melakukan kerja-kerja politik yang lebih intensif sehingga saat mendekati Pilpres 2024 elektabilitasnya sudah sesuai yang ditaregtkan. Hal itu berpeluang diperolehnya bila sejak awal menyatakan sebagai capres,” pungkasnya.

Sementara itu, pengamat politik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof Karim Suryadi menilai, keputusan Ridwan Kamil (RK) maju karena ada kans cukup kuat dalam kontestasi.

“Dalam survei capres yang digelar beberapa lembaga, RK kerap masuk empat besar. Padahal RK masih fokus menjalankan tugas sebagai Gubernur Jabar. Inilah realitas politik yang sulit dihindari RK,” ujar Prof Karim pada media. (*)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article

Waspadai Hepatitis Akut, Tingkatkan PHBS dan Galakan Germas

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Memasuki Mei 2022, masyarakat dunia kembali menghadapi ancaman wabah global. Kali ini ancaman itu berupa hepatitis akut misterius (Acute...

Pemeriksaan Pajak Daerah

BogorOne.co.id - Kota Bogor | Sistem pemungutan Pajak Daerah terdiri dari 2 sistem yaitu SELF ASSESMENT dan OFFICE ASSESMENT: Self Assesment adalah merupakan mekanisme pemenuhan...

Meneguhkan Komitmen Kebangsaan, Rizqi Fathul Hakim Lantik Pengurus INSPIRA Banten

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Pengurus Badan Koordinasi (BADKO) Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (INSPIRA) Banten Periode 2022-2025 telah resmi dilantik. Pelantikan tersebut dipimpin oleh Ketua...

Budidaya Ikan Sistim Bioflok Lebih Menguntungkan

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Seiring dengan metode budidaya ikan terus berkembang. Sejumlah inovasi terus digulirkan, salah satunya budidaya ikan dengan sistem bioflok.  Hal...

Kasus Covid-19 Menuju Nol, Bima : Masyarakat Boleh Lepas Masker

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Setelah Presiden Jokowi mengumumkan masyarakat boleh melepas masker, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menyatakan bahwa pemakaian masker bagi...